desagambut:desa_tirta_mulya

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
desagambut:desa_tirta_mulya [2022/10/28 09:26] Akbar Aksi Gemilangdesagambut:desa_tirta_mulya [2023/02/02 00:53] (current) Yusi Septriandi
Line 3: Line 3:
 ====== Desa Tirta Mulya ====== ====== Desa Tirta Mulya ======
  
-Desa Tirta Mulya atau dalam sebutan lokal biasa dinamai Jalur 13, merupakan salah satu desa yang berada di kawasan gambut pesisir di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Desa Tirta Mulya juga merupakan salah satu desa yang terletak di [[:ekosistem:kesatuan_hidrologis_gambut|Kesatuan Hidrologis Gambut ]](KHG) [[:ekosistem:khg_sungai_saleh_-_sungai_sugihan|Sungai Saleh - Sungai Sugihan]]. Luas desa sekitar 91,71 km<sup>2</sup>  yang terbagi atas tiga dusun. Wilayah desa berbatasan di sebelah timur dengan kawasan hutan. Jumlah penduduk desa pada tahun 2018 adalah 1.702 jiwa. Sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat berasal dari [[:ekosistem:sektor_pertanian|sektor pertanian]]. Padi merupakan komoditi yang paling banyak diproduksi oleh masyarakat. +**Desa Tirta Mulya** atau dalam sebutan lokal biasa dinamai Jalur 13, merupakan salah satu desa yang berada di kawasan gambut pesisir di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Desa Tirta Mulya juga merupakan salah satu desa yang terletak di [[:ekosistem:kesatuan_hidrologis_gambut|Kesatuan Hidrologis Gambut ]](KHG) [[:ekosistem:khg_sungai_saleh_-_sungai_sugihan|Sungai Saleh - Sungai Sugihan]]. Luas desa sekitar 91,71 km<sup>2</sup>  yang terbagi atas tiga dusun. Wilayah desa berbatasan di sebelah timur dengan kawasan hutan. Jumlah penduduk desa pada tahun 2018 adalah 1.702 jiwa. Sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat berasal dari [[:ekosistem:sektor_pertanian|sektor pertanian]]. Padi merupakan komoditi yang paling banyak diproduksi oleh masyarakat.
- +
-{{:20210107_154823.jpg?nolink&200x113|20210107_154823.jpg}}+
  
 Nama Desa Tirta Mulya berasal dari Bahasa Jawa, yaitu "//Tirto//" yang berarti air, menandakan bahwa Desa Tirta Mulya berada di wilayah perairan dan berbatasan dengan Selat Bangka. Sementara kata berikutnya, yakni "Mulyo", berarti mulia, menandakan harapan para [[:budaya:pinisepuh|]]<sup>1</sup>  terdahulu agar desa mereka kelak akan dianugerahi kemuliaan dan kesejahteraan. Keunikan yang membedakan Desa Tirta Mulya dengan desa transmigrasi lainnya yaitu Desa Tirta Mulya sudah dihuni oleh orang-orang dari Suku Bugis, 12 tahun sebelum kedatangan para transmigran. Masyarakat transmigran yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, baru datang ke Tirta Mulya pada tahun 1982. Bahasa yang banyak dituturkan di Desa Tirta Mulya adalah Bahasa Jawa, Bahasa Jawa Ngapak, dan Bahasa Indonesia. Nama Desa Tirta Mulya berasal dari Bahasa Jawa, yaitu "//Tirto//" yang berarti air, menandakan bahwa Desa Tirta Mulya berada di wilayah perairan dan berbatasan dengan Selat Bangka. Sementara kata berikutnya, yakni "Mulyo", berarti mulia, menandakan harapan para [[:budaya:pinisepuh|]]<sup>1</sup>  terdahulu agar desa mereka kelak akan dianugerahi kemuliaan dan kesejahteraan. Keunikan yang membedakan Desa Tirta Mulya dengan desa transmigrasi lainnya yaitu Desa Tirta Mulya sudah dihuni oleh orang-orang dari Suku Bugis, 12 tahun sebelum kedatangan para transmigran. Masyarakat transmigran yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, baru datang ke Tirta Mulya pada tahun 1982. Bahasa yang banyak dituturkan di Desa Tirta Mulya adalah Bahasa Jawa, Bahasa Jawa Ngapak, dan Bahasa Indonesia.
  • desagambut/desa_tirta_mulya.1666949193.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)