ekosistem:kanal

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
ekosistem:kanal [2023/01/17 20:16] – external edit 127.0.0.1ekosistem:kanal [2024/06/04 18:07] (current) Weni Julaika
Line 1: Line 1:
 +{{tag>rintisan}}
 +
 ====== Kanal ====== ====== Kanal ======
  
-Kanal adalah saluran air atau terusan air buatan manusia yang dibuat dengan berbagai tujuan untuk membantu kehidupan umat manusiaKanal umumnya digunakan untuk pengangkutan dan pengiriman air minum untuk konsumsi manusiapengendalian banjir, dan irigasi pertanianWaterways, lebih diberdayakan sebagai jalur transportasi kapal-kapal pengangkut barang dan pengangkut manusia+Pendekatan restorasi menuntut pengembangan suatu sistem sekat kanal untuk menghambat gerakan air keluar pada saluran irigasi. Sekat kanal idealnya dibangun sesuai dengan kondisi peralihan cuaca dan kondisi peralihan musim yaitu dua bulan sebelum memasuki musim hujanSekat kanal dibangun di tengah kubah gambut (hulu) dan kemudian jaringannya diperluas sedikit demi sedikit menuju ke tepi kubah (hilir). Pembangunan sekat kanal akan berbeda-beda sesuai dengan kondisi kawasankondisi sosial masyarakat, dan kondisi teknisPembuatan saluran seperti kanal dan parit dalam kapasitas besar dapat menyebabkan masalah di lahan gambut. Aktivitas ini dapat memperlaju kehilangan air dalam badan gambut sehingga gambut akan mengalami degradasi serta kerusakan fungsi hidrologi dan ekologi. Menurut Wasis (2019), pembuatan sekat kanal dapat memperbaiki sistem air yakni ditandai dengan adanya peningkatan air tanah.
  
-{{tag>rintisan}}+===== Penerapan Sekat Kanal ===== 
 + 
 +Terdapat 3 (tiga) tahapan penting yang harus dilakukan untuk menentuan tipe atau jenis sekat kanal yang akan digunakan yaitu (1) Tahap evaluasi kawasan, pada tahap ini diharuskan memahami apakah rencana sekat yang dibangun masuk dalam zona kawasan lindung, budidaya adaptif, atau budidaya (2) tahap evaluasi sosial masyarakat, yaitu sejauh mana aktivitas masyarakat terhadap kawasan tersebut, dan (3) tahap teknis, tahap ini merupakan tahap mengoptimalkan desain sekat kanal dengan //engineering value// dengan mempertimbangkan poin (1) dan (2). Perencanaan pembangunan sekat kanal selain untuk menjaga perbedaan elevasi air sebesar 25-40 cm antar sekat, perlu adanya kaidah KHG daerah yang akan dibangun sekat, sehingga dapat ditentukan jenis kanal yang efektif. 
 + 
 +Berdasarkan kondisi lapangan, sering kali saluran yang akan dipasang sekat berada tumpang tindih (//overlapping//) dengan konsesi yang telah ada, baik itu berupa perkebunan besar maupun kebun masyarakat, sebagai contoh pada area yang tumpang tindih dengan area konsesi perkebunan akan memiliki jenis sekat yang berbeda dengan area yang bebas dari konsesi. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya pemilihan tipe sekat kanal yang tepat serta yang kuat terhadap arus air, maka tipe sekat kanal //back filling// dan //compacted// tidak cocok digunakan pada area yang tumpang tindih dengan area konsesi. 
 +===== Referensi ===== 
 + 
 +[[https://simantu.pu.go.id/personal/img-post/197810272006041002/post/20210218150046__F__Buku_Canal_Blocking.pdf|https://simantu.pu.go.id/personal/img-post/197810272006041002/post/20210218150046__F__Buku_Canal_Blocking.pdf]]
  
  
  • ekosistem/kanal.1673986602.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 20:16
  • by 127.0.0.1