Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
ekosistem:keunikan_gambut [2023/01/17 20:16] – external edit 127.0.0.1ekosistem:keunikan_gambut [2024/12/31 04:40] (current) Sekar Aprilia Maharani
Line 1: Line 1:
-{{tag>rintisan}} 
- 
 ====== Keunikan Gambut ====== ====== Keunikan Gambut ======
  
-[[:ekosistem:gambut|Gambut]] merupakan kumpulan material organik yang bersifat unik karena terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang digenangi air sehingga tidak terdekomposisi sempurna, dengan ketebalan mencapai 50cm atau lebih dan terakumulasi pada rawa. sehingga gambut berbeda dengan tanah, kalau kita lihat dan pegang gambut itu lebih mirip seperti humus, maih ada sisa-sisa batang, sisa-sisa daun atau bagian tumbuhan dan hewan lainnya yang masih utuh dan kita dapat lihat bentuknyaMaterial-material organik tersebut dapat kita pertahankan dengan cara menjaga genangan air pada lahan gambut, supaya tidak sampai keluar dan membuat lahan gambut menjadi kering. Lahan gambut di Indonesia hanya terdapat di Pulai Kalimantan, Sumatera dan Papua, hal tersebut menunjukan keberadaan lahan gambut menjadi anugerah tertentu bagi daerah-daerah yang memilikinya.+Gambut adalah kumpulan material organik yang terbentuk secara unik dari sisa-sisa tumbuhan yang terendam airsehingga proses dekomposisinya tidak berlangsung semurna. Gambut memiliki ketebalan mencapai 50 cm atau lebihdan terakumulasi di daerah rawa. Karena proses pembentukannya yang spesifik, gambut berbeda dari tanah biasa. Teksturnya mirip dengan humus, di mana kita masih dapat menemukan sisa-sisa batang, daunatau bagian-bagian tumbuhan dan hewan lainnya yang utuh, bahkan dalam bentuk aslinyaUntuk mempertahankan keberadaan material organik ini, penting untuk menjaga kestabilan genangan air di lahan gambut agar tidak terjadi kekeringan, yang dapat merusak ekosistem tersebut. 
 + 
 +Lahan gambut di Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan, Sumateradan Papua, sehingga karakteristik lokasi ini menunjukkan bahwa keberadaan lahan gambut adalah suatu anugerah yang sangat bernilai bagi daerah-daerah yang memilikinya, baik untuk fungsi ekologis maupun sosial-ekonomiKeunikan lahan gambut lainnya dapat diidentifikasi menjadi beberapa kriteria antara lain: 
 + 
 +1. Memiliki kadar air yang tinggi sehingga memerlukan perlakuan khusus. Tanah gambut punya kemampuan menyerap dan menyimpan air dalam jumlah yang besar. 
 + 
 +2. Habitat yang khas bagi kehidupan flora dan fauna tertentu menjadikan ekosistemnya berharga. 
 + 
 +3. Gambut kaya akan karbon organik karena terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang tidak terdekomposisi sempurna. 
 + 
 +4. Tanah gambut rentan terbakar yang dapat merusak ekosistem dan melepaskan emisi gas rumah kaca, sehingga dibutuhkan upaya pelestarian secara berkelanjutan. 
 + 
 +---- 
 + 
 +Sumber: 
 + 
 +Amal, Nilna, Sujono, Prof. Ir. Joko, M. Eng., Ph. D., & Jayadi, Dr. Ir. Rachmad, M. Eng. (2022). //Dampak Perubahan Iklim terhadap Kondisi Neraca Air pada Lahan Gambut Tropis: Studi Kasus di Kesatuan Hidrologis Gambut Pulau Padang, Provinsi Riau//. Universitas Gadjah Mada. 
 + 
 +[[https://padang.pikiran-rakyat.com/berita/pr-2257072983/memahami-keunikan-tanah-gambut-karakteristik-fungsi-dan-tantangannya?page=all|https://padang.pikiran-rakyat.com/berita/pr-2257072983/memahami-keunikan-tanah-gambut-karakteristik-fungsi-dan-tantangannya?page=all]] 
 + 
 +{{tag>rintisan}}
  
  
  • ekosistem/keunikan_gambut.1673986602.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 20:16
  • by 127.0.0.1