ekosistem:klasifikasi_gambut

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
ekosistem:klasifikasi_gambut [2022/10/19 07:20] – removed - external edit (Unknown date) 127.0.0.1ekosistem:klasifikasi_gambut [2023/02/03 01:53] (current) Yusi Septriandi
Line 1: Line 1:
 +====== Klasifikasi Gambut ======
 +
 +Berdasarkan klasifikasinya, gambut dapat dibedakan dengan berbagai sudut yang berbeda, yakni berdasarkan tingkat kematangan, kedalaman, kesuburan, posisi terbentuk, dan lingkungan pembentuknya.
 +
 +===== Berdasarkan Tingkat Kematangan =====
 +
 +Berdasarkan tingkat kematangannya gambut dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
 +
 +1. Gambut **Fibrik **atau gambut mentah\\
 +Gambut dengan tingkat pelapukan awal (masih muda) dan lebih dari 3/4 bagian volumenya berupa serat segar (kasar). Gambut ini memiliki ciri berwarna coklat dan bahan asalnya masih dapat dikenali. Bila gambut diperas maka kadar serat yang tertinggal di telapak tangan dapat mencapai lebih dari 3/4 bagian atau lebih dari 75%.\\
 +2. Gambut **Hemik **atau gambut setengah matang.\\
 +gambut yang mempunyai tingkat pelapukan sedang (setengah matang), sebagian bahan telah mengalami pelapukan dan sebagian lagi berupa serat. Gambut ini memiliki ciri berwarna coklat dan sebagian bahan masih dapat dikenali. Bila gambut diperas maka kadar serat yang tertinggal antara 1/4 sampai 3/4 bagiannya atau 15-75%.\\
 +3. Gambut **Saprik **atau gambut matang\\
 +Gambut yang tingkat pelapukannya sudah lanjut (matang). Gambut ini memiliki ciri berwarna coklat tua sampai hitam dan bahan asalnya sudah tidak dapat dikenali lagi. Bila gambut diperas, maka sangat mudah melewati sela jari-jari dan kadar serat yang tertinggal dalam telapak tangan kurang dari 1/4 bagian atau kurang dari 15%.
 +
 +===== Berdasarkan Tingkat Kedalaman =====
 +
 +Berdasarkan Kedalaman dari sudut pandang pertanian, gambut dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu\\
 +1. Gambut **Dangkal**, yakni gambut dengan ketebalan **50-100 **cm.\\
 +2. Gambut **Sedang**, yakni gambut dengan ketebalan **100-200** cm.\\
 +3. Gambut **Dalam**, yakni gambut dengan ketebalan **200-300** cm.\\
 +4. Gambut **Sangat Dalam**, yakni gambut dengan ketebalan **lebih dari 300 **cm.
 +
 +Berdasarkan Kedalaman dari sudut pandang konservasi, gambut dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu
 +
 +1. Gambut **Budidaya**, yakni gambut dengan ketebalan **kurang dari 300** cm.\\
 +2. Gambut **Lindung**, yakni gambut dengan ketebalan **lebih dari 300 **cm.
 +===== Berdasarkan Tingkat Kesuburan =====
 +
 +Berdasarkan tingkat kesuburannya, gambut dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:\\
 +1. Gambut **Eutrofik**, yakni gambut yang subur akan mineral dan basa-basa serta unsur hara lainya. Hal ini dikarenakan gambut eutropfik biasanya menempati cekungan-cekungan kecil di rawa belakang sungai sehingga mendapat kesuburan dari endapan sungai.\\
 +2. Gambut **Mesotrofik**, yakni gambut yang memiliki kandungan mineral dan basa-basa yang sedang.\\
 +3. Gambut **Oligotrofik**, yakni gambut yang tidak subur karena miskin akan mineral dan basa-basa.
 +===== Berdasarkan Posisi Terbentuk =====
 +
 +Berdasarkan posisi terbentuknya, gambut dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:\\
 +1. Gambut **Pedalaman **yang terbentuk dan berada di daerah yang tidak mendapat pengaruh pasang surut air laut\\
 +2. Gambut **Pantai **yang terbentuk dan berada di pesisir pantai dan memperoleh pengaruh mineral air laut\\
 +3. Gambut **Transisi** yang terbentuk dan berada diantara gambut pedalaman dan gambut pantai, serta secara tidak langsung mendapatkan pengaruh pasang surut air laut
 +===== Berdasarkan Lingkungan Pembentuk =====
 +
 +Berdasarkan lingkungan pembentukannya dibagi menjadi 2 jenis, antara lain:
 +
 +1. Gambut **Ombrogen**, dimana kandungan airnya hanya berasal dari air hujan. Gambut ini dibentuk dengan lingkungan pengendapan dimana tumbuhan pembentuk hanya tumbuh dari air hujan, sehingga kadar abunya adalah asli dari tumbuhan itu sendiri.\\
 +2. Gambut **Topogen**, dimana kandungan airnya berasal dari oermukaan. Gambut ini diendapkan dari sisa tumbuhan dari pengaruh elemen yang dibawah oleh air permukaan tersebut.
 +===== Referensi =====
 +
 +1. Utomo, Rudy Setyo. 2010. Tanah Gambut Manfaat dan Masalahnya. STAIN Pontianak Press. Pontianak.
 +
 +2. Link1: [[http://repository.uin-suska.ac.id/5803/3/BAB%20II.pdf|http://repository.uin-suska.ac.id/5803/3/BAB%20II.pdf]]
 +
 +3. Link2: [[https://fredikurniawan.com/klasifikasi-tanah-gambut-lengkap/|https://fredikurniawan.com/klasifikasi-tanah-gambut-lengkap/]]
 +
 +4. Link3: [[https://pantaugambut.id/pelajari/fungsi-ekosistem-gambut|https://pantaugambut.id/pelajari/fungsi-ekosistem-gambut]]
 +
 +5. Link Gambar: [[https://www.nrcs.usda.gov/wps/portal/nrcs/detail/soils/edu/?cid=nrcs142p2_053588|https://www.nrcs.usda.gov/wps/portal/nrcs/detail/soils/edu/?cid=nrcs142p2_053588]]
 +
 +{{tag>rintisan}}
 +