ekosistem:konservasi_lahan_gambut

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
ekosistem:konservasi_lahan_gambut [2023/02/03 01:53] Yusi Septriandiekosistem:konservasi_lahan_gambut [Unknown date] (current) – removed - external edit (Unknown date) 127.0.0.1
Line 1: Line 1:
-====== Konservasi Lahan Gambut ====== 
- 
-Konservasi lahan gambut sangat penting untuk dilakukan karena penyusutan luasan lahan gambut. Penyusutan lahan gambut disebabkan konversi yang dilakukan secara berlebihan, dengan diperuntukan sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Pendekatan yang ditempuh untuk konservasi lahan gambut dalam hal ini perlu adanya pengimplementasi peraturan dari pemerintah melalui pendekatan pola agroforestri dengan penentuan jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi, ekologi dan sosial yang baik. 
- 
-Penentuan jenis tanaman untuk konservasi lahan gambut perlu mempertimbangkan berbagai hal seperti secara teknik dapat ditetapkan dan diterima oleh masyarakat, dalam segi ekonomi menguntungkan dan ramah lingkungan. contoh jenis-jenis yang dapat dibudidayakan untuk lahan gambut di zona budidaya, jenis tanaman tahunan penghasil hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti: jelutung, gemor, gaharu dan sundi, jenis tanaman penghasil buah: rambutan, mangga, durian, jeruk, petai, jambu mete. Jenis tanaman untuk penghasil pangan: sagu dan kopi exelsa, dan jenis tanaman berkayu sebagai penghasil energi: bariang dan gelam. 
- 
-Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sumber daya lahan gambut dikelola dengan baik oleh masyarakat demi manfaat yang berkeadilan yang mengacu pada kriteria lingkungan. Pemerintah juga bertanggungjawab menyediakan dan memfasilitasi, memberdayakan pelayanan penyuluhan pertanian atau kehutanan untuk program jangka panjang demi terjaganya ekosistem gambut secara lestari. 
- 
-{{tag>rintisan}} 
- 
  
  • ekosistem/konservasi_lahan_gambut.1675389235.txt.gz
  • Last modified: 2023/02/03 01:53
  • by Yusi Septriandi