ekosistem:pengaruh_kebakaran_lahan_gambut_terhadap_perubahan_iklim

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
ekosistem:pengaruh_kebakaran_lahan_gambut_terhadap_perubahan_iklim [2023/07/29 05:09] Renaldi Sastra Kusumah Ajiekosistem:pengaruh_kebakaran_lahan_gambut_terhadap_perubahan_iklim [2024/12/31 04:48] (current) Sekar Aprilia Maharani
Line 1: Line 1:
 ====== Pengaruh Kebakaran Lahan Gambut terhadap Perubahan Iklim ====== ====== Pengaruh Kebakaran Lahan Gambut terhadap Perubahan Iklim ======
  
-[[https://wikigambut.id/lib/exe/detail.php?id=ekosistem:pengaruh_kebakaran_lahan_gambut_terhadap_perubahan_iklim&media=ekosistem:titik-kebakaran.jpg|{{.:titik-kebakaran.jpg?350  |titik-kebakaran.jpg}}]]Iklim adalah jalannya suatu keadaan cuaca atau keseluruhan dari gejala-gejala cuaca di daerah tertentu sepanjang tahun dan dari tahun ke tahun (Daldjoeni, 1986). Iklim setiap lokasi di dunia memiliki karakterisitik cuaca dan iklim yang berbeda-beda. Iklim suatu wilayah atau daerah dapat ditentukan oleh lima faktor utama, yaitu garis lintang, angin utama, massa daratan atau benua, arus samudra, serta topografi.\\+                                                                                             {{.:titik-kebakaran.jpg?350|titik-kebakaran.jpg}} 
 + 
 +Iklim adalah jalannya suatu keadaan cuaca atau keseluruhan dari gejala-gejala cuaca di daerah tertentu sepanjang tahun dan dari tahun ke tahun (Daldjoeni, 1986). Iklim setiap lokasi di dunia memiliki karakterisitik cuaca dan iklim yang berbeda-beda. Iklim suatu wilayah atau daerah dapat ditentukan oleh lima faktor utama, yaitu garis lintang, angin utama, massa daratan atau benua, arus samudra, serta topografi. 
 + 
 +\\
 Unsur iklim adalah suatu proses terjadinya cuaca dan iklim yang merupakan kombinasi atau gabungan dari variabel-variabel atmosfer yang sama. Unsur-unsur iklim tersebut terdiri dari suhu, kelembapan udara, curah hujan, tekanan udara, angin, embun, kabut, dan perawanan (Tjasyono, 1999). Iklim sangat penting karena terdapat banyak fenomena iklim yang menimbulkan bencana seperti, banjir, longsor, gelombang laut yang tinggi, dan gejala el-nino serta la-nina yang dinilai sangat menakutkan bagi perasaan manusia. Dampak perubahan iklim telah terjadi di wilayah Indonesia yang memengaruhi pertanian seperti terganggunya pertumbuhan dan produksi tanaman.\\ Unsur iklim adalah suatu proses terjadinya cuaca dan iklim yang merupakan kombinasi atau gabungan dari variabel-variabel atmosfer yang sama. Unsur-unsur iklim tersebut terdiri dari suhu, kelembapan udara, curah hujan, tekanan udara, angin, embun, kabut, dan perawanan (Tjasyono, 1999). Iklim sangat penting karena terdapat banyak fenomena iklim yang menimbulkan bencana seperti, banjir, longsor, gelombang laut yang tinggi, dan gejala el-nino serta la-nina yang dinilai sangat menakutkan bagi perasaan manusia. Dampak perubahan iklim telah terjadi di wilayah Indonesia yang memengaruhi pertanian seperti terganggunya pertumbuhan dan produksi tanaman.\\
-Saat ini perhatian dunia tertuju pada masalah perubahan iklim dan pemanasan global. Salah satu penyebabnya adalah adanya korelasi positif antara peningkatan pembukaan lahan baru bagi perkebunan yang cenderung agresif dan ekspansif pada lahan gambut di Asia Tenggara, terutama di Indonesia dan Malaysia, dengan meningkatnya emisi gas karbon dioksida (CO2) ke udara. Masalah gambut mendapat perhatian serius seiring dengan semakin kuatnya isu perubahan iklim dan pemanasan global. Lahan gambut adalah ekosistem alami yang bernilai tinggi karena mempunyai keanekaragaman hayati, pengatur iklim, dan tempat menggantungkan hidup jutaan penduduk di sekitar lokasi lahan gambut tersebut. Masalah pembukaan lahan gambut, drainase yang berlebihan, dan kebakaran yang sering terjadi merupakan faktor utama penyumbang emisi gas rumah kaca, seperti CO2, metana (CH4), dan nitrogen oksida (N2O), yang akan menjadi bom waktu bagi kelestarian hidup di bumi.\\+Saat ini perhatian dunia tertuju pada masalah perubahan iklim dan pemanasan global. Salah satu penyebabnya adalah adanya korelasi positif antara peningkatan pembukaan lahan baru bagi perkebunan yang cenderung agresif dan ekspansif pada lahan gambut di Asia Tenggara, terutama di Indonesia dan Malaysia, dengan meningkatnya emisi gas karbon dioksida (CO2) ke udara. Masalah gambut mendapat perhatian serius seiring dengan semakin kuatnya isu perubahan iklim dan pemanasan global. Lahan gambut adalah ekosistem alami yang bernilai tinggi karena mempunyai keanekaragaman hayati, pengatur iklim, dan tempat menggantungkan hidup jutaan penduduk di sekitar lokasi lahan gambut tersebut. Masalah pembukaan lahan gambut, drainase yang berlebihan, dan kebakaran yang sering terjadi merupakan faktor utama penyumbang emisi gas rumah kaca, seperti CO2, metana (CH4), dan nitrogen oksida (N2O), yang akan menjadi bom waktu bagi kelestarian hidup di bumi. 
 + 
 +\\
 Pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian semestinya dilakukan dengan benar dan sesuai kondisi lahan gambut setempat, misalnya pemilihan jenis tanaman yang cocok dengan kondisi lahan gambut setempat dan tidak menyebabkan mudahnya terjadi pelepasan CO2 ke atmosfer. Dengan kata lain, pengelolaan lahan gambut yang tidak semestinya dapat menyebabkan degradasi lahan gambut dan pemanasan global. Pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian semestinya dilakukan dengan benar dan sesuai kondisi lahan gambut setempat, misalnya pemilihan jenis tanaman yang cocok dengan kondisi lahan gambut setempat dan tidak menyebabkan mudahnya terjadi pelepasan CO2 ke atmosfer. Dengan kata lain, pengelolaan lahan gambut yang tidak semestinya dapat menyebabkan degradasi lahan gambut dan pemanasan global.
  
-by Kontributor : Andrea Akbar & Nopa Nentia+by :Andrea Akbar & Nopa Nentia
  
 Source : Source :
  • ekosistem/pengaruh_kebakaran_lahan_gambut_terhadap_perubahan_iklim.1690607344.txt.gz
  • Last modified: 2023/07/29 05:09
  • by Renaldi Sastra Kusumah Aji