ekosistem_gambut:ramin

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

ekosistem_gambut:ramin [2025/02/13 04:07] – created - external edit 127.0.0.1ekosistem_gambut:ramin [2026/02/12 06:15] (current) Sephira Tiara Dwi
Line 26: Line 26:
 ===== Persebaran dan Distribusi di Kalimantan Barat ===== ===== Persebaran dan Distribusi di Kalimantan Barat =====
  
-Ramin sudah dikenal sebagai salah satu jenis pohon utama penyusun [[:ekosistem:hutan_gambut|hutan gambut]] daerah rawa yang mengalami genangan air secara periodik dan juga daerah yang tidak tergenang hingga ketinggian 100 m di atas permukaan laut. Kalimantan Barat yang memiliki rawa gambut seluas 2.8 Juta Hektar pada 24 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) yang berlokasi di 12 kabupaten/kota (dari 14 kabupaten/kota) merupakan provinsi dengan luas lahan gambut ke-4 di Indonesia, menyimpan potensi yang besar terhadap jenis kayu Ramin ini. Beberapa penelitian telah mengkaji sebaran dan populasi Ramin di beberapa tempat di Kalimantan Barat. Herianto dan Garsetiasih (2006) telah melakukan penilitian terkait komposisi dan dominansi Ramin di Kelompok Hutan Sungai Tuan-Sungai Suruk, Kabupaten Kapuas Hulu dengan komposisi dan dominansi jenis Ramin sebanyak 8.96% (Indeks Nilai Penting / INP) dengan kerapatan 1.48 pohon/ha untuk tingkatan pertumbuhan pohon<sup>3</sup>  . Penelitian lain dilakukan oleh Astria dkk. (2015) di Kawasan Hutan Lindung Ambawang Kecil, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Hasil menunjukan bahwa Ramin mendominasi pada tingkat semai dan pancang (INP = 44.65%, 82.96% secara berurutan)<sup>4</sup>  . Sitepu (2016) mengkaji potensi Ramin pada areal bekas penebangan liar di Desa Teluk Bakung, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat. Hasil penelitian menemukan jenis Ramin di jalur pengamatan individu ramin seluas 2 hektar dan 0,44 ha sebanyak tingkat semai sebanyak 409 individu, pancang 95 individu tiang 5 individu dan pohon 21 individu. Ramin pada lokasi penelitian ini memiliki nilai asosiasi yang tinggi dengan //Diospyros evena// Bakh. dan //Swintonia acuta// Engl<sup>5</sup>  .+Jenis ramin ini berkembang optimal di rawa air tawar maupun rawa gambut hingga ketinggian 100 mdpl. Pada areal NKT, sisa tegakan alami hutan rawa gambut menunjukkan keberadaannya pada tingkat anakan. Ramin sudah dikenal sebagai salah satu jenis pohon utama penyusun [[:ekosistem:hutan_gambut|hutan gambut]] daerah rawa yang mengalami genangan air secara periodik dan juga daerah yang tidak tergenang hingga ketinggian 100 m di atas permukaan laut. Kalimantan Barat yang memiliki rawa gambut seluas 2.8 Juta Hektar pada 24 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) yang berlokasi di 12 kabupaten/kota (dari 14 kabupaten/kota) merupakan provinsi dengan luas lahan gambut ke-4 di Indonesia, menyimpan potensi yang besar terhadap jenis kayu Ramin ini. Beberapa penelitian telah mengkaji sebaran dan populasi Ramin di beberapa tempat di Kalimantan Barat. Herianto dan Garsetiasih (2006) telah melakukan penilitian terkait komposisi dan dominansi Ramin di Kelompok Hutan Sungai Tuan-Sungai Suruk, Kabupaten Kapuas Hulu dengan komposisi dan dominansi jenis Ramin sebanyak 8.96% (Indeks Nilai Penting / INP) dengan kerapatan 1.48 pohon/ha untuk tingkatan pertumbuhan pohon<sup>3</sup>  . Penelitian lain dilakukan oleh Astria dkk. (2015) di Kawasan Hutan Lindung Ambawang Kecil, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Hasil menunjukan bahwa Ramin mendominasi pada tingkat semai dan pancang (INP = 44.65%, 82.96% secara berurutan)<sup>4</sup>  . Sitepu (2016) mengkaji potensi Ramin pada areal bekas penebangan liar di Desa Teluk Bakung, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat. Hasil penelitian menemukan jenis Ramin di jalur pengamatan individu ramin seluas 2 hektar dan 0,44 ha sebanyak tingkat semai sebanyak 409 individu, pancang 95 individu tiang 5 individu dan pohon 21 individu. Ramin pada lokasi penelitian ini memiliki nilai asosiasi yang tinggi dengan //Diospyros evena// Bakh. dan //Swintonia acuta// Engl<sup>5</sup>  . 
 +===== Manfaat ===== 
 + 
 +Kayu ramin memiliki tekstur serat yang halus, kuat, dan lentur serta tidak mudah retak. Warnanya krem bersih hingga keputihan dengan berat jenis sedang. Karena sifat tersebut, kayu ini banyak dimanfaatkan untuk konstruksi ringan, pembuatan furnitur, mainan anak-anak, hingga tangkai golf. Sementara itu, bagian kayu terasnya kerap digunakan sebagai bahan dupa.\\
 ===== Pranala Luar ===== ===== Pranala Luar =====
- <font 14px/Arial,Helvetica,sans-serif;;inherit;;inherit>1:</font>  Khali Aziz H, Ismail P, Ani S, Mohd Azahari F, Yong H and Ihsan S K 2010 //Gonystylus bancanus jewel of the peat swamp forest Forest Research Institute Malaysia// (Sungai Buloh, Selangor: Gemilang Press) 
- 
-2: Kartiko HDP. 2002. //Gonystylus bancanus// (Miq.) Kurz. Seed Leaflet No. 58. Denmark: DANIDA Forest Seed Center,. 
- 
-3: Heriyanto NM, Garsetiasih R. 2006. Ekologi dan Potensi Ramin (Gonystylus Bancanus Kurz.) di Kelompok Hutan Sungai Tuan-Sungai Suruk, Kalimantan Barat. Buletin Plasma Nutfah 12(1): 24-29. [[https://dx.doi.org/10.21082/blpn.v12n1.2006.p24-29|10.21082/blpn.v12n1.2006.p24-29]] 
- 
-4: Astria RM, Muin A, Kandar I. 2015. Keberadaan Ramin (//Gonystylus bancanus// (MIQ.) KURZ) di Kawasan Hutan Lindung Ambawang Kecil Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Hutan Lestari 3(3): 354 – 362 [[http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v3i3.11063|http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v3i3.11063]] 
- 
-5: Sitepu BS. 2016. Potensi Ramin pada Areal Bekas Penebangan Liar di Kalimantan Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi 2016. ISBN 978-602-72198-3-0 
- 
-6: [[https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:383601-1|https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:383601-]] 
- 
-7: [[https://pantaugambut.id/pelajari/habitat-keanekaragaman-hayati|https://pantaugambut.id/pelajari/habitat-keanekaragaman-hayati]] 
  
-8: [[https://lindungihutan.com/blog/jenis-pohon-yang-hidup-di-lahan-gambut/|https://lindungihutan.com/blog/jenis-pohon-yang-hidup-di-lahan-gambut/]]+  * Khali Aziz H, Ismail P, Ani S, Mohd Azahari F, Yong H and Ihsan S K 2010 //Gonystylus bancanus jewel of the peat swamp forest Forest Research Institute Malaysia//  (Sungai Buloh, SelangorGemilang Press) 
 +  * Kartiko HDP. 2002. //Gonystylus bancanus//  (Miq.) Kurz. Seed Leaflet No. 58. Denmark: DANIDA Forest Seed Center,. 
 +  * Heriyanto NM, Garsetiasih R. 2006. Ekologi dan Potensi Ramin (Gonystylus Bancanus Kurz.) di Kelompok Hutan Sungai Tuan-Sungai Suruk, Kalimantan Barat. Buletin Plasma Nutfah 12(1): 24-29. [[https://dx.doi.org/10.21082/blpn.v12n1.2006.p24-29|10.21082/blpn.v12n1.2006.p24-29]] 
 +  * Astria RM, Muin A, Kandar I. 2015. Keberadaan Ramin (//Gonystylus bancanus//  (MIQ.) KURZ) di Kawasan Hutan Lindung Ambawang Kecil Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Hutan Lestari 3(3): 354 – 362 [[http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v3i3.11063|http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v3i3.11063]] 
 +  * Sitepu BS. 2016. Potensi Ramin pada Areal Bekas Penebangan Liar di Kalimantan Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi 2016. ISBN 978-602-72198-3-0 
 +  * [[https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:383601-1|https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:383601-]] 
 +  * [[https://pantaugambut.id/pelajari/habitat-keanekaragaman-hayati|https://pantaugambut.id/pelajari/habitat-keanekaragaman-hayati]] 
 +  * [[https://lindungihutan.com/blog/jenis-pohon-yang-hidup-di-lahan-gambut/|https://lindungihutan.com/blog/jenis-pohon-yang-hidup-di-lahan-gambut/]] 
 +  * Partomihardjo, T. (2020). Tumbuhan hutan rawa gambut Merang Kepayang. 
 +  * POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/.
  
 {{tag>rintisan}} {{tag>rintisan}}
  
  
  • ekosistem_gambut/ramin.1739419653.txt.gz
  • Last modified: 2025/02/13 04:07
  • by 127.0.0.1