Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
| ekosistem_gambut:ubah_tatau [2026/02/18 10:08] – created Sephira Tiara Dwi | ekosistem_gambut:ubah_tatau [2026/02/18 10:09] (current) – Sephira Tiara Dwi | ||
|---|---|---|---|
| Line 1: | Line 1: | ||
| ====== Ubah tatau ====== | ====== Ubah tatau ====== | ||
| - | {{ https:// | + | {{ https:// |
| ===== Klasifikasi ===== | ===== Klasifikasi ===== | ||
| Line 22: | Line 22: | ||
| ===== Ciri-ciri ===== | ===== Ciri-ciri ===== | ||
| - | Pohon //Antidesma leucopodum //berukuran kecil dengan tinggi mencapai 25 m dan diameter batang sekitar 35 cm. Batang //Antidesma leucopodum// | + | Pohon //Antidesma leucopodum //berukuran kecil dengan tinggi mencapai 25 m dan diameter batang sekitar 35 cm. Batang //Antidesma leucopodum// |
| - | + | ||
| - | Perbungaan //Antidesma leucopodum //tersusun dalam bentuk tandan yang tumbuh pada ranting tanpa daun atau langsung pada batang. Bunganya berwarna kuning dengan diameter sekitar 1 mm, dan benang sari pada bunga jantan tampak menonjol. Buah berbentuk pelok, berdaging merah, dengan diameter sekitar 5 mm. | + | |
| ===== Manfaat ===== | ===== Manfaat ===== | ||
| - | //Antidesma leucopodum //memilikibeberapa | + | //Antidesma leucopodum //memiliki beberapa |
| - | ===== \\ | + | ===== Habitat dan Persebaran ===== |
| - | Habitat dan Persebaran ===== | + | |
| //Antidesma leucopodum //tumbuh secara alami di hutan rawa, rawa gambut, hutan dipterokarpa campuran, hingga kawasan pegunungan bawah dengan ketinggian mencapai 2.200 m. //Antidesma leucopodum //umumnya dijumpai di daerah perbukitan dengan tanah bertekstur lempung, dan sesekali juga ditemukan pada tanah berbatu kapur. Di hutan sekunder, //Antidesma leucopodum //biasanya hadir sebagai tegakan sisa setelah terjadi gangguan. //Antidesma leucopodum //tersebar luas, mulai dari Thailand, Sumatera, Borneo (seluruh pulau), hingga Semenanjung Malaysia. | //Antidesma leucopodum //tumbuh secara alami di hutan rawa, rawa gambut, hutan dipterokarpa campuran, hingga kawasan pegunungan bawah dengan ketinggian mencapai 2.200 m. //Antidesma leucopodum //umumnya dijumpai di daerah perbukitan dengan tanah bertekstur lempung, dan sesekali juga ditemukan pada tanah berbatu kapur. Di hutan sekunder, //Antidesma leucopodum //biasanya hadir sebagai tegakan sisa setelah terjadi gangguan. //Antidesma leucopodum //tersebar luas, mulai dari Thailand, Sumatera, Borneo (seluruh pulau), hingga Semenanjung Malaysia. | ||
| - | Sumber | + | ===== Sumber |
| + | * Partomihardjo, | ||
| + | * POWO (2024). " | ||