Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
Both sides previous revision Previous revision Next revision | Previous revision | ||
kebakaran_hutan_dan_lahan [2023/01/17 20:16] – external edit 127.0.0.1 | kebakaran_hutan_dan_lahan [2023/11/12 04:43] (current) – [Referensi] Arinda | ||
---|---|---|---|
Line 15: | Line 15: | ||
===== Catatan Kebakaran di Indonesia ===== | ===== Catatan Kebakaran di Indonesia ===== | ||
- | Menurut data KLHK, dalam kurun waktu 5 tahun dari 2016 hingga 2021, luas karhutla yang terjadi di Indonesia secara total sebesar 3,4 juta Ha. Karhutla yang paling parah terjadi pada tahun 2019 dengan luas 1,65 juta Ha. Sedangkan pada tahun 2021, karhutla yang terjadi seluas 358.867 Ha yang mengalami peningkatan dari tahun 2020< | + | Menurut data KLHK, dalam kurun waktu 5 tahun dari 2016 hingga 2021, luas karhutla yang terjadi di Indonesia secara total sebesar 3,4 juta Ha. Karhutla yang paling parah terjadi pada tahun 2019 dengan luas 1,65 juta Ha. Sedangkan pada tahun 2021, karhutla yang terjadi seluas 358.867 Ha yang mengalami peningkatan dari tahun 2020< |
- | Pada tahun 2015, Indonesia mengalami kebakaran besar yang lebih parah dibandingkan tahun 2019. Luas hutan dan lahan yang terbakar pada bulan Juni hingga Oktober 2015 mencapai 2,6 juta Ha yang tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua sebanyak 100.000 titik api. Asap kebakaran menyebar ke penjuru pulau hingga negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Hal tersebut merupakan salah satu evaluasi besar untuk Indonesia yang telah menyebabkan bencana alam dan dampaknya hingga ke negara lain. Adapun kerugian yang dialami pada karhutla tahun 2015 sebesar Rp221 triliun dan mengeluarkan emisi karbon sebanyak 11,3 juta ton setiap harinya< | + | Pada tahun 2015, Indonesia mengalami kebakaran besar yang lebih parah dibandingkan tahun 2019. Luas hutan dan lahan yang terbakar pada bulan Juni hingga Oktober 2015 mencapai 2,6 juta Ha yang tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua sebanyak 100.000 titik api. Asap kebakaran menyebar ke penjuru pulau hingga negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Hal tersebut merupakan salah satu evaluasi besar untuk Indonesia yang telah menyebabkan bencana alam dan dampaknya hingga ke negara lain. Adapun kerugian yang dialami pada karhutla tahun 2015 sebesar Rp221 triliun dan mengeluarkan emisi karbon sebanyak 11,3 juta ton setiap harinya< |
+ | |||
+ | Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), selama periode Januari-Agustus 2023 indikasi luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sudah mencapai 267.935,59 hektare (ha). | ||
+ | |||
+ | < | ||
+ | </ | ||
===== Dampak Karhutla ===== | ===== Dampak Karhutla ===== | ||
Line 59: | Line 64: | ||
- [[https:// | - [[https:// | ||
- [[http:// | - [[http:// | ||
+ | - https:// | ||