Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
| Both sides previous revision Previous revision | |||
| penelitian_inovasi:theodolite [2025/11/13 07:29] – ↷ Page moved from alat_ukur:theodolite to penelitian_inovasi:theodolite Yusi Septriandi | penelitian_inovasi:theodolite [2026/02/17 16:40] (current) – Sephira Tiara Dwi | ||
|---|---|---|---|
| Line 1: | Line 1: | ||
| ====== Theodolite ====== | ====== Theodolite ====== | ||
| - | Theodolite adalah **salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk menentukan tinggi tanah dengan sudut mendatar dan sudut tegak**. Berbeda dengan waterpass yang hanya memiliki sudut mendatar saja. Di dalam theodolit sudut yang dapat di baca bisa sampai pada satuan sekon (detik).Theodolit adalah salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk **menentukan tinggi tanah dengan sudut mendatar dan sudut tegak**. Berbeda dengan waterpass yang hanya memiliki sudut mendatar saja. | + | Theodolite adalah **salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk menentukan tinggi tanah dengan sudut mendatar dan sudut tegak**. Berbeda dengan waterpass yang hanya memiliki sudut mendatar saja. Di dalam theodolit sudut yang dapat di baca bisa sampai pada satuan sekon (detik).Theodolit adalah salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk **menentukan tinggi tanah dengan sudut mendatar dan sudut tegak**. Berbeda dengan waterpass yang hanya memiliki sudut mendatar saja. Theodolite merupakan alat yang dilengkapi dengan teleskop kecil yang terpasang pada sebuah dudukan. Ketika teleskop tersebut digerakkan, nilai sudut vertikal dan horizontal yang tampil pada monitor akan berubah secara otomatis mengikuti arah dan besar sudut pergerakannya. |
| {{https:// | {{https:// | ||
| Line 83: | Line 83: | ||
| ===== Referensi ===== | ===== Referensi ===== | ||
| - | [[https:// | + | * [[https:// |
| - | + | | |
| - | [[https:// | + | * Angkat, M. A. (2022). Implementasi Theodolite dalam Penentuan Arah Kiblat Kampus Stain Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. //Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah Dan Hukum//, //16// (1), 117-133. |
| {{tag> | {{tag> | ||