Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
Both sides previous revision Previous revision Next revision | Previous revision | ||
satwa:itik_pegagan [2023/02/04 12:56] – Yusi Septriandi | satwa:itik_pegagan [2023/02/04 16:50] (current) – Yusi Septriandi | ||
---|---|---|---|
Line 4: | Line 4: | ||
Ciri-ciri umum itik pegagan memiliki badan bulat dan datar, bentuk kaki bulat, besar dan kekar dengan warna paruh hitam mengikuti warna kaki. Itik pegagan jantan memiliki warna bulu putih kelabu, putih keunguan di bagian ekor, sayap, leher dan kepala berwana hijau mengkilap kehitaman serta pada bagian leher terdapat cincin berwarna mengkilap, sedangkan itik pegagan betina memiliki bulu biru keabu-abuan dengan corak kehitaman dengan bagian sayap terdapat bulu berwarna hijau mengkilap. Berat rata-rata itik pegagan dewasa bisa mencapai lebih dari 2 kg serta berat telur rata-rata lebih dari 70 gram. | Ciri-ciri umum itik pegagan memiliki badan bulat dan datar, bentuk kaki bulat, besar dan kekar dengan warna paruh hitam mengikuti warna kaki. Itik pegagan jantan memiliki warna bulu putih kelabu, putih keunguan di bagian ekor, sayap, leher dan kepala berwana hijau mengkilap kehitaman serta pada bagian leher terdapat cincin berwarna mengkilap, sedangkan itik pegagan betina memiliki bulu biru keabu-abuan dengan corak kehitaman dengan bagian sayap terdapat bulu berwarna hijau mengkilap. Berat rata-rata itik pegagan dewasa bisa mencapai lebih dari 2 kg serta berat telur rata-rata lebih dari 70 gram. | ||
+ | |||
+ | < | ||
Keistimewaan dari Itik Pegagan adalah kemampuannya beradaptasi pada lingkungan yang panas dengan kelembaban yang tinggi, mampu menyelam kedalam sungai untuk mencari pakannya berupa ikan-ikan kecil, selain itu Itik Pegagan mampu mengkonsumsi hijauan air yang tumbuh disepanjang Sungai Pegagan. Hijauan air yang biasa dikonsumsi Itik Pegagan adalah tanaman azolla dan mata lele, padahal kedua jenis hijauan air tersebut memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi. ini membuktikan bahwa Itik Pegagan sudah teradaptasi dengan lingkungannya. | Keistimewaan dari Itik Pegagan adalah kemampuannya beradaptasi pada lingkungan yang panas dengan kelembaban yang tinggi, mampu menyelam kedalam sungai untuk mencari pakannya berupa ikan-ikan kecil, selain itu Itik Pegagan mampu mengkonsumsi hijauan air yang tumbuh disepanjang Sungai Pegagan. Hijauan air yang biasa dikonsumsi Itik Pegagan adalah tanaman azolla dan mata lele, padahal kedua jenis hijauan air tersebut memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi. ini membuktikan bahwa Itik Pegagan sudah teradaptasi dengan lingkungannya. | ||
+ | |||
+ | Itik Pegagan cepat mencapai dewasa kelamin dan merupakan salah satu keunggulannya dibandingkan itik lain. Itik Pegagan betina dewasa bertelur pertama kali pada umur 145-155 hari dengan bobot badan 1,5-1,6 kg (Sari //et al//., 2012) | ||
Itik Pegagan telah ditetapkan sebagai rumpun khas ternak lokal Sumatera Selatan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 699/ | Itik Pegagan telah ditetapkan sebagai rumpun khas ternak lokal Sumatera Selatan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 699/ | ||
Line 13: | Line 17: | ||
Meisji Liana Sari. 2012. Karakteristik Fenotipik dan Genetik sifat-sifat Produksi dan Reproduksi Itik Pegagan. Disertasi IPB Bogor. | Meisji Liana Sari. 2012. Karakteristik Fenotipik dan Genetik sifat-sifat Produksi dan Reproduksi Itik Pegagan. Disertasi IPB Bogor. | ||
- | {{tag> | + | Sari, Meisji Liana and Noor, R.R. and Hardjosworo, |
+ | |||
+ | {{tag> | ||