Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
Both sides previous revision Previous revision Next revision | Previous revision | ||
sejarah:kesultanan_palembang [2023/02/03 15:32] – Fani Rahma Sari | sejarah:kesultanan_palembang [2023/02/04 15:38] (current) – [Silsilah Kesultanan Palembang] Yusi Septriandi | ||
---|---|---|---|
Line 1: | Line 1: | ||
- | {{: | ||
- | |||
====== Kesultanan Palembang ====== | ====== Kesultanan Palembang ====== | ||
+ | |||
+ | {{ .: | ||
Kesultanan Palembang atau dikenal juga dengan Kesultanan Palembang Darussalam telah berdiri sejak tahun 1659, dengan pemerintahan bercorak atau kental bernuansa Islam. Salah satu raja atau sultan yang terkenal adalah Sultan Muhammad Baharuddin yang namanya juga diabadikan menjadi bandara di Provinsi Sumatera Selatan. Pada masa jayanya, wilayah kekuasaannya pernah mencakup Provinsi Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, dan Lampung. Pada 1823, kesultanan ini dihapus oleh Belanda, setelah keduanya terlibat dalam pertempuran panjang. Kemudian pada 2003, Kesultanan Palembang Darussalam dihidupkan kembali, tetapi hanya sebagai simbol kebudayaan di Sumatra Selatan. Sultan Palembang sekarang adalah Sultan Mahmud Badaruddin IV Fauwaz Diradja, yang naik takhta pada 2017. | Kesultanan Palembang atau dikenal juga dengan Kesultanan Palembang Darussalam telah berdiri sejak tahun 1659, dengan pemerintahan bercorak atau kental bernuansa Islam. Salah satu raja atau sultan yang terkenal adalah Sultan Muhammad Baharuddin yang namanya juga diabadikan menjadi bandara di Provinsi Sumatera Selatan. Pada masa jayanya, wilayah kekuasaannya pernah mencakup Provinsi Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, dan Lampung. Pada 1823, kesultanan ini dihapus oleh Belanda, setelah keduanya terlibat dalam pertempuran panjang. Kemudian pada 2003, Kesultanan Palembang Darussalam dihidupkan kembali, tetapi hanya sebagai simbol kebudayaan di Sumatra Selatan. Sultan Palembang sekarang adalah Sultan Mahmud Badaruddin IV Fauwaz Diradja, yang naik takhta pada 2017. | ||
- | ======Silsilah Kesultanan Palembang====== | + | ====== Silsilah Kesultanan Palembang ====== |
- | {{: | + | |
Berikut ini raja-raja yang pernah memimpin di Kesultanan Palembang sejak didirikan hingga sekarang : | Berikut ini raja-raja yang pernah memimpin di Kesultanan Palembang sejak didirikan hingga sekarang : | ||
- | | + | |
- | * Sultan Muhammad Mansyur Jayo Ing Lago (1706–1718) | + | |
- | * Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno (1718–1724) | + | * Sultan Muhammad Mansyur Jayo Ing Lago (1706–1718) |
- | * Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo (1724–1757) | + | * Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno (1718–1724) |
- | * Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kusumo (1757–1776) | + | * Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo (1724–1757) |
- | * Sultan Muhammad Bahauddin (1776–1803) | + | * Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kusumo (1757–1776) |
- | * Sultan Mahmud Badaruddin II (1804–1813, | + | * Sultan Muhammad Bahauddin (1776–1803) |
- | * Sultan Ahmad Najamuddin II (1812–1813, | + | * Sultan Mahmud Badaruddin II (1804–1813, |
- | * Sultan Ahmad Najamuddin III (1821–1823) | + | * Sultan Ahmad Najamuddin II (1812–1813, |
- | * Sultan Mahmud Badaruddin III, Prabu Diradja Al-Hajj (2003–2017) | + | * Sultan Ahmad Najamuddin III (1821–1823) |
+ | * Sultan Mahmud Badaruddin III, Prabu Diradja Al-Hajj (2003–2017) | ||
* Sultan Mahmud Badaruddin IV, Fauwaz Diradja (2017-sekarang) | * Sultan Mahmud Badaruddin IV, Fauwaz Diradja (2017-sekarang) | ||
+ | |||
====== Referensi ====== | ====== Referensi ====== | ||
- | [[https:// | + | |
+ | [[https:// | ||
+ | |||
+ | {{tag> | ||
+ |