sosialekonomi:ekowisata_mangrove

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
sosialekonomi:ekowisata_mangrove [2022/11/11 08:47] – ↷ Links adapted because of a move operation Yusi Septriandisosialekonomi:ekowisata_mangrove [2023/02/05 12:24] (current) – ↷ Page moved from penghidupan:ekowisata_mangrove to sosialekonomi:ekowisata_mangrove Arizka Mufida
Line 1: Line 1:
-{{tag>rintisan}} 
- 
 ====== Ekowisata Mangrove ====== ====== Ekowisata Mangrove ======
  
-Ekowisata mangrove merupakan salah satu pemanfaatan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan serta upaya dalam melakukan konservasi ekosistem mangroveMeskipun berdasarkan Peta Mangrove Nasional (PMN) 2021 [[:ekosistem:hutan_mangrove|hutan mangrove]] Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, namun upaya konservasi mangrove perlu digalakkan untuk memperoleh manfaatnya secara berkelanjutanMasih adanya praktik pengambilan hasil hutan kayu mangrove dan perluasan tambak yang berujung pada hilangnya fungsi lindung dan produksi mangrove<sup>1</sup>  . Pembangunan ekowisata mangrove merupakan salah satu pemanfaatan [[:sosialekonomi:hasil_hutan_bukan_kayu|hasil hutan bukan kayu (HHBK)]] dari hutan mangrove. Pemanfaatan sumberdaya ini ditujukan sebagai alternatif untuk masyarakat memperoleh pendapatan tanpa merusak ekosistem mangrove.+{{  .:ekowisata-mangrove-wanasari.jpg?400x210|ekowisata-mangrove-wanasari.jpg}}
  
-Ekowisata mangrove berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Melalui ekowisata mangrove, masyarakat dapat berperan serta dalam kegiatan pembangunan [[sosialekonomi:ekowisata]], rehabilitasi mangrove, dan program-program pemerintah lainnya. Adanya ekowisata ini juga memperluas lapangan pekerjaan untuk masyarakat, melalui keterlibatan dalam lembaga pengurus wisata, industri cendera mata dan olahan bakau, pemandu wisata, jasa kemudi perahu, dan masih banyak lagi.+Ekowisata mangrove merupakan salah satu pemanfaatan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan serta upaya dalam melakukan konservasi ekosistem mangrove. Meskipun berdasarkan Peta Mangrove Nasional (PMN) 2021 [[:ekosistem:hutan_mangrove|hutan mangrove]] Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, namun upaya konservasi mangrove perlu digalakkan untuk memperoleh manfaatnya secara berkelanjutan. Masih adanya praktik pengambilan hasil hutan kayu mangrove dan perluasan tambak yang berujung pada hilangnya fungsi lindung dan produksi mangrove<sup>1</sup>  . Pembangunan ekowisata mangrove merupakan salah satu pemanfaatan [[.:hasil_hutan_bukan_kayu|hasil hutan bukan kayu (HHBK)]] dari hutan mangrove. Pemanfaatan sumberdaya ini ditujukan sebagai alternatif untuk masyarakat memperoleh pendapatan tanpa merusak ekosistem mangrove. 
 + 
 +Ekowisata mangrove berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Melalui ekowisata mangrove, masyarakat dapat berperan serta dalam kegiatan pembangunan [[.:ekowisata|]], rehabilitasi mangrove, dan program-program pemerintah lainnya. Adanya ekowisata ini juga memperluas lapangan pekerjaan untuk masyarakat, melalui keterlibatan dalam lembaga pengurus wisata, industri cendera mata dan olahan bakau, pemandu wisata, jasa kemudi perahu, dan masih banyak lagi.
  
 ===== Daya Tarik Mangrove ===== ===== Daya Tarik Mangrove =====
  
-Ekowisata mangrove memiliki lingkungan yang khas dan unik. Perpaduan antara ekosistem darat dan laut pada mangrove menyebabkan tingginya keanekaragaman di ekosistem mangrove. Hutan mangrove menyediakan udara yang sejuk di tengah panasnya pesisir pantai dan menambah eksotisme pantai itu sendiri, menjadikan daya tarik tersendiri bagi ekowisata mangrove. Ekowisata mangrove tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, namun juga memberikan edukasi kepada wisatawan tentang mangrove dan ekosistemnya serta upaya [[:konservasi|]] mangrove untuk menciptakan [[:kehidupan|]] yang berkelanjutan. Berikut merupakan aktivitas menarik yang dapat dilakukan pada ekowisata mangrove<sup>2</sup>  :+Ekowisata mangrove memiliki lingkungan yang khas dan unik. Perpaduan antara ekosistem darat dan laut pada mangrove menyebabkan tingginya keanekaragaman di ekosistem mangrove. Hutan mangrove menyediakan udara yang sejuk di tengah panasnya pesisir pantai dan menambah eksotisme pantai itu sendiri, menjadikan daya tarik tersendiri bagi ekowisata mangrove. Ekowisata mangrove tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, namun juga memberikan edukasi kepada wisatawan tentang mangrove dan ekosistemnya serta upaya [[:konservasi|]] mangrove untuk menciptakan yang berkelanjutan. Berikut merupakan aktivitas menarik yang dapat dilakukan pada ekowisata mangrove<sup>2</sup>  :
  
    - Jalan-jalan di tengah hutan mangrove — pada ekowisata mangrove umumnya disediakan jalan setapak yang terbuat dari kayu untuk menyusuri dan menikmati rimbunnya hutan mangrove.    - Jalan-jalan di tengah hutan mangrove — pada ekowisata mangrove umumnya disediakan jalan setapak yang terbuat dari kayu untuk menyusuri dan menikmati rimbunnya hutan mangrove.
   - Melihat primata, burung, dan biota laut — hutan mangrove merupakan habitat bagi sekelompok hewan tersebut. Pengunjung dapat melakukan aktivitas tersebut saat berjalan menyusuri hutan mangrove.   - Melihat primata, burung, dan biota laut — hutan mangrove merupakan habitat bagi sekelompok hewan tersebut. Pengunjung dapat melakukan aktivitas tersebut saat berjalan menyusuri hutan mangrove.
-  - Naik perahu — menyusuri [[:sungai|]] atau pesisir pantai dengan perahu memberikan pengalaman yang menarik untuk wisatawan. Wisatawan dapat menikmati panorama hutan mangrove dari atas perahu dan menjadi objek swafoto yang menarik.+  - Naik perahu — menyusuri [[ekosistem:sungai]] atau pesisir pantai dengan perahu memberikan pengalaman yang menarik untuk wisatawan. Wisatawan dapat menikmati panorama hutan mangrove dari atas perahu dan menjadi objek swafoto yang menarik.
   - Penanaman pohon bakau — Dengan mengikuti kegiatan penanaman, wisatawan memperoleh pengalaman baru menanam pohon di tanah berlumpur. Selain memperoleh pengalaman, wisatawan juga berkontribusi dalam upaya rehabilitasi mangrove.   - Penanaman pohon bakau — Dengan mengikuti kegiatan penanaman, wisatawan memperoleh pengalaman baru menanam pohon di tanah berlumpur. Selain memperoleh pengalaman, wisatawan juga berkontribusi dalam upaya rehabilitasi mangrove.
   - Kepemanduan wisata — Beberapa objek ekowisata mangrove menyediakan jasa kepemanduan wisata, sehingga wisatawan juga memperoleh edukasi tentang ekosistem mangrove   - Kepemanduan wisata — Beberapa objek ekowisata mangrove menyediakan jasa kepemanduan wisata, sehingga wisatawan juga memperoleh edukasi tentang ekosistem mangrove
Line 34: Line 34:
   - [[http://jurnal1.polimdo.ac.id/index.php/JHP/article/view/59|Lagarense, B. E. S., & Pesik, M. U. (2021). Pengembangan atraksi ekowisata mangrove berbasis masyarakat di kawasan pesisir desa Tateli Dua, kab. Minahasa, provinsi Sulawesi Utara. HOSPITALITY AND TOURISM, 4(1), 93-100.]]   - [[http://jurnal1.polimdo.ac.id/index.php/JHP/article/view/59|Lagarense, B. E. S., & Pesik, M. U. (2021). Pengembangan atraksi ekowisata mangrove berbasis masyarakat di kawasan pesisir desa Tateli Dua, kab. Minahasa, provinsi Sulawesi Utara. HOSPITALITY AND TOURISM, 4(1), 93-100.]]
   - [[https://travel.tempo.co/read/1618026/delapan-ekowisata-mangrove-di-indonesia-yang-kerap-dikunjungi|Delapan Ekowisata Mangrove di Indonesia yang Kerap Dikunjungi]]   - [[https://travel.tempo.co/read/1618026/delapan-ekowisata-mangrove-di-indonesia-yang-kerap-dikunjungi|Delapan Ekowisata Mangrove di Indonesia yang Kerap Dikunjungi]]
 +{{tag>rintisan}}
  
  
  • sosialekonomi/ekowisata_mangrove.1668156466.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)