Table of Contents

Kayu longgaha ( Stemonurus scorpioides )

kayulonggahapowo.jpg

Klasifikasi

Kingdom: Plantae

Phylum: Streptophyta

Class: Equisetopsida

Subclass: Magnoliidae

Order: Aquifoliales

Family: Stemonuraceae

Genus: Stemonurus

Species: Stemonurus scorpioides

Ciri Morfologi

Pohon Stemonurus scorpioides berukuran sedang dengan tinggi mencapai sekitar 30 m dan diameter batang hingga 60 cm. Batang Stemonurus scorpioides berbentuk silindris tanpa banir. Kulit luar tampak beralur dangkal berwarna hijau kekuningan, sedangkan bagian dalamnya cokelat kekuningan dengan tekstur agak berpasir. Kayu gubal berwarna putih kekuningan dengan berat jenis antara 510 sampai 800 kg/m³. Ranting menggalah dan tidak memiliki stipula. Daun Stemonurus scorpioides tunggal tersusun berseling dalam dua baris, berbentuk lonjong hingga bundar telur sungsang, dengan pertulangan menyirip dan urat daun yang kurang jelas. Kedua permukaan daun licin tanpa rambut, permukaan atas berwarna hijau tua mengilap dan bagian bawah hijau lebih muda. Perbungaan tersusun dalam bentuk payung dan muncul di ujung ranting. Bunga Stemonurus scorpioides berwarna putih kehijauan hingga kekuningan dengan diameter sekitar 7 mm. Buah Stemonurus scorpioides bertipe pelok, berwarna hijau, dan dapat terapung.

Manfaat

Kayu Stemonurus scorpioides dapat digunakan sebagai bahan kontruksi bangunan rumah bagian dalam, dan dapat dijadikan sebagai kayu bakar. Buah Stemonurus scorpioides juga dapat dimakan setelah dimasak. Secara tradisional, daun Stemonurus scorpioides ketika dipanaskan dapat dijadikan sebagai obat bengkak-bengkak pada kulit.

Habitat dan Persebaran

Stemonurus scorpioides dapat ditemukan di beberapa tempat, yakni hutan rawa, rawa gambut, serta hutan dipterokarpa campuran hingga mencapai ketinggian sekitar 100 m, dan berperan sebagai penyusun lapisan kanopi bawah. Pada hutan sekunder, keberadaannya merupakan pohon sisa yang tertinggal setelah kegiatan penebangan atau gangguan lainnya. Persebaran Stemonurus scorpioides sangat luas, mulai dari Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaysia, Borneo (termasuk wilayah Sarawak, Sabah, Kalimantan).

Sumber