Table of Contents

Kerisan ( Scleria sumatrensis )

kerisanistock.jpg

Klasifikasi

Kingdom: Plantae

Phylum: Streptophyta

Class: Equisetopsida

Subclass: Magnoliidae

Order: Poales

Family: Cyperaceae

Genus: Scleria

Species: Scleria sumatrensis

Ciri Morfolgi

Scleria sumatrensis, Terna tahunan dengan batang padat berbentuk segitiga, permukaan licin hingga agak kasar, berdiameter mencapai ±8 mm dan tinggi dapat mencapai 4 m. Daun Scleria sumatrensis tunggal berbentuk pita, tersusun berseling dalam tiga baris, pada bagian tengah batang berkumpul membentuk karangan semu sebanyak 3–5 helai, semakin ke arah ujung ukuran daun makin menyempit. Tepi daun dan permukaan atas tulang daun tengah terasa kasar, pangkal daun gundul atau berambut halus, dengan lebar maksimum sekitar 13 mm. Pelepah daun sempit, gundul atau berambut halus, tidak bersayap atau memiliki sayap agak lebar. Kontra-ligula sangat pendek, melebar membulat, dengan tepi berambut halus.

Perbungaan Scleria sumatrensis berupa malai memanjang yang umumnya rapat; malai ujung dapat mencapai panjang hingga 25 cm, sedangkan malai samping berjumlah 2–3 dan muncul berkelompok pada tangkai yang memanjang. Seludang primer lebih pendek atau sebanding dengan panjang malai, sementara seludang sekunder berambut halus. Spikelet tersusun berkelompok 2–3, berkelamin tunggal, berwarna cokelat muda hingga kemerahan, dengan panjang sekitar 4–5 mm. Gluma berbentuk bulat telur hingga bulat telur melebar, berwarna jerami sampai keunguan dengan lunas berwarna hijau. Cupula berukuran besar dan tebal, lebarnya mencapai ±2 mm. Piringan sangat berkembang, menyerupai kulit, kadang hampir menutupi bulir sepenuhnya, bertaju tiga hingga setengah bagiannya atau kurang, dengan ujung bergerigi, berwarna kekuningan yang kemudian berubah menjadi merah. Bulir sedikit lebih pendek dibandingkan gluma, berbentuk memanjang hampir bulat, berwarna cokelat zaitun hingga hitam kelabu.

Habitat dan Persebaran

Scleria sumatrensis sering tumbuh pada tempat-tempat terbuka yang kering, tumbuh di rawa-rawa, lahan gambut, di semak belukar, dihutan rawa gambut, dan Scleria sumatrensis juga bisa tumbuh pada ketinggian mencapai 500 m. Persebaran Scleria sumatrensis sangat luas, mulai dari Srilangka, India, melintasi Indocina hingga Formosa di timur, serta Queensland (Australia) dan Krolina Barat di Pasifik. Scleria sumatrensis di kawasan Malesia ditemui di Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Pulau-pulau sekitarnya. Scleria sumatrensis juga ditemui di Jawa, Filipina, Kalimantan, dan Sulawesi.

Pemanfaatan

Scleria sumatrensis dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Jenis ini digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menyembuhkan sakit kencing nanah. Selain itu, penggunaan tanaman ini diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat lokal sebagai bagian dari pengetahuan pengobatan tradisional.

Sumber