desagambut:desa_rantau_lurus

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
desagambut:desa_rantau_lurus [2023/01/17 20:16] – external edit 127.0.0.1desagambut:desa_rantau_lurus [2023/02/02 00:25] (current) Yusi Septriandi
Line 1: Line 1:
 +{{tag>rintisan}}
 +
 ====== Desa Rantau Lurus ====== ====== Desa Rantau Lurus ======
  
-Desa Rantau Lurus berada di Kecamatan Tulung Selapan, [[:desagambut:kabupaten_ogan_komering_ilir|Kabupaten Ogan Komering Ilir]], [[:sumatera_selatan|Sumatera Selatan]]. Desa Rantau Lurus memiliki luas wilayah 148,30 km<sup>2</sup>  . Desa Rantau Lurus merupakan desa pemekaran dari Desa Simpang Tiga pada tahun 2004. Desa ini terdiri dari tiga dusun dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 sebanyak 787 jiwa. Keunikan dari Desa Rantau Lurus adalah masyarakatnya yang mayoritas berasal dari Suku Jawa. Padahal secara letak geografis, Desa Rantau Lurus berada di Kecamatan Tulung Selapan yang umumnya terdiri dari masyarakat lokal yang berasal dari Suku Komering atau Suku Melayu.+**Desa Rantau Lurus** berada di Kecamatan Tulung Selapan, [[.:kabupaten_ogan_komering_ilir|Kabupaten Ogan Komering Ilir]], [[desagambut:sumatera_selatan|Sumatera Selatan]]. Desa Rantau Lurus memiliki luas wilayah 148,30 km<sup>2</sup>  . Desa Rantau Lurus merupakan desa pemekaran dari Desa Simpang Tiga pada tahun 2004. Desa ini terdiri dari tiga dusun dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 sebanyak 787 jiwa. Keunikan dari Desa Rantau Lurus adalah masyarakatnya yang mayoritas berasal dari Suku Jawa. Padahal secara letak geografis, Desa Rantau Lurus berada di Kecamatan Tulung Selapan yang umumnya terdiri dari masyarakat lokal yang berasal dari Suku Komering atau Suku Melayu.
  
 Secara umum, penghidupan masyarakat Desa Rantau Lurus bertumpu di sektor [[:ekosistem:sektor_pertanian|pertanian]], [[:ekosistem:sektor_perkebunan|perkebunan]], dan peternakan. Masyarakat banyak mengandalkan bersawah padi sebagai sumber mata pencaharian utama, diikuti oleh sumber penghidupan lainnya seperti berkebun karet, berkebun campur, memancing, buruh tani, buruh perusahaan sawit, dan beternak burung walet. Pada sumber penghidupan beternak burung walet, masyarakat di Desa Rantau Lurus kebanyakan bukan berperan sebagai pemilik atau pemegang modal, melainkan bertugas untuk merawat, menjaga, dan melakukan pemanenan sarang burung walet dengan sistem bagi hasil. Saat ini, kelapa sawit juga sudah mulai mengalami tren yang meningkat seiring dengan motivasi masyarakat yang memercayai bahwa berkebun sawit lebih menjanjikan dengan alasan tidak memerlukan modal dan tenaga yang besar. Secara umum, penghidupan masyarakat Desa Rantau Lurus bertumpu di sektor [[:ekosistem:sektor_pertanian|pertanian]], [[:ekosistem:sektor_perkebunan|perkebunan]], dan peternakan. Masyarakat banyak mengandalkan bersawah padi sebagai sumber mata pencaharian utama, diikuti oleh sumber penghidupan lainnya seperti berkebun karet, berkebun campur, memancing, buruh tani, buruh perusahaan sawit, dan beternak burung walet. Pada sumber penghidupan beternak burung walet, masyarakat di Desa Rantau Lurus kebanyakan bukan berperan sebagai pemilik atau pemegang modal, melainkan bertugas untuk merawat, menjaga, dan melakukan pemanenan sarang burung walet dengan sistem bagi hasil. Saat ini, kelapa sawit juga sudah mulai mengalami tren yang meningkat seiring dengan motivasi masyarakat yang memercayai bahwa berkebun sawit lebih menjanjikan dengan alasan tidak memerlukan modal dan tenaga yang besar.
Line 8: Line 10:
  
 Di Desa Rantau Lurus, kelompok perempuan aktif terlibat dalam kegiatan [[:budaya:pemberdayaan_kesejahteraan_keluarga|PKK]], posyandu, dan aktifitas keagamaan. Adapun dalam keanggotaan di lembaga tingkat desa, keterlibatan perempuan di Desa Rantau Lurus terbilang masih sedikit. Hal tersebut menyebabkan keputusan-keputusan yang diambil lebih banyak dipengaruhi oleh persepsi laki-laki. Dalam skala rumah tangga, perempuan di Desa Rantau Lurus banyak berperan mengurus kegiatan rumah tangga, mengelola keuangan keluarga, dan sebagian membantu dalam mengelola lahan. Di Desa Rantau Lurus, kelompok perempuan aktif terlibat dalam kegiatan [[:budaya:pemberdayaan_kesejahteraan_keluarga|PKK]], posyandu, dan aktifitas keagamaan. Adapun dalam keanggotaan di lembaga tingkat desa, keterlibatan perempuan di Desa Rantau Lurus terbilang masih sedikit. Hal tersebut menyebabkan keputusan-keputusan yang diambil lebih banyak dipengaruhi oleh persepsi laki-laki. Dalam skala rumah tangga, perempuan di Desa Rantau Lurus banyak berperan mengurus kegiatan rumah tangga, mengelola keuangan keluarga, dan sebagian membantu dalam mengelola lahan.
- 
-{{tag>rintisan}} 
  
  
  • desagambut/desa_rantau_lurus.1673986602.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 20:16
  • by 127.0.0.1