Both sides previous revision Previous revision Next revision | Previous revision |
ekosistem:konservasi_in_situ [2023/02/04 15:24] – Andriansyah | ekosistem:konservasi_in_situ [2024/06/03 01:35] (current) – Sri Maliani |
---|
====== Konservasi In Situ ====== | ====== Konservasi In situ ====== |
| |
Konservasi in situ adalah upaya konservasi/perlindungan flora, fauna dan ekosistem yang dilakukan di dalam habitat aslinya (di dalam kawasan) agar tetap utuh dan segala proses kehidupan yang terjadi berjalan secara alami. Kegiatan ini meliputi perlindungan contoh-contoh perwakilan ekosistem darat dan laut serta flora-fauna di dalamnya. Konservasi in situ dilakukan dalam bentuk kawasan suaka alam (cagar alam, suaka marga satwa), zona inti taman nasional dan hutan lindung. | Konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia telah diatur dalam UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya dan UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, berdasarkan atas tiga asas yaitu tanggung jawab, berkelanjutan, dan bermanfaat. |
| |
Tujuan konservasi in situ yaitu menjaga keutuhan dan keaslian jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya secara alami melalui proses evolusinya. Perluasan kawasan sangat dibutuhkan dalam upaya memelihara proses ekologi yang esensial, menunjang sistem penyangga kehidupan, mempertahankan keanekaragaman genetik dan menjamin pemanfaatan jenis secara lestari dan berkelanjutan. Pelestarian In situ tidak boleh diganggu flora dan faunanya karena dilindungi oleh pemerintah. | ===== Konservasi In situ ===== |
| |
| Konservasi insitu merupakan konservasi tempat atau konservasi sumber daya genetik dalam populasi alami tumbuhan atau satwa, misalnya sumber daya genetik hutan dalam populasi alami spesies pohon. Hal ini merupakan proses dalam melindungi spesies tanaman atau hewan yang terancam punah di habitat aslinya, atau predator. Cara konservasi In situ adalah dengan mendirikan cagar alam, taman nasional, dan suaka marga satwa. |
| |
===== Karakteristik Konservasi In Situ ===== | ===== Karakteristik Konservasi In Situ ===== |
Contoh hutan lindung yang ada di Indonesia diantaranya Alas Kethu, Sungai Wain, Hutan Lindung Wehea, Hutan Baning, Taman Raya Bung Hatta, Hutan Lindung Betung Kerihun, Hutan Lindung Langsa, Hutan Sesaot, Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Hutan Tumpang Pitu. | Contoh hutan lindung yang ada di Indonesia diantaranya Alas Kethu, Sungai Wain, Hutan Lindung Wehea, Hutan Baning, Taman Raya Bung Hatta, Hutan Lindung Betung Kerihun, Hutan Lindung Langsa, Hutan Sesaot, Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Hutan Tumpang Pitu. |
| |
<imgcaption image1|Hutan Lindung Alas Kethu>{{https://wikigambut.id/lib/plugins/ckgedit/fckeditor/userfiles/image/ekosistem/hutan_lindung_alas_kethu.jpg?nolink&400x248|hutan_lindung_alas_kethu.jpg}}</imgcaption> | <imgcaption image1|Hutan Lindung Alas Kethu>[[https://wikigambut.id/lib/exe/fetch.php?tok=78535f&media=https://wikigambut.id/lib/plugins/ckgedit/fckeditor/userfiles/image/ekosistem/hutan_lindung_alas_kethu.jpg|{{ https://wikigambut.id/lib/plugins/ckgedit/fckeditor/userfiles/image/ekosistem/hutan_lindung_alas_kethu.jpg?direct&400x248 |hutan_lindung_alas_kethu.jpg}}]]</imgcaption> |
| |
==== Taman Nasional ==== | ==== Taman Nasional ==== |
| |
[[https://lindungihutan.com/blog/konservasi-in-situ-dan-ex-situ/|LindungiHutan: Konservasi In Situ dan Ex Situ: Arti, Contoh dan Perbedaan.]] | [[https://lindungihutan.com/blog/konservasi-in-situ-dan-ex-situ/|LindungiHutan: Konservasi In Situ dan Ex Situ: Arti, Contoh dan Perbedaan.]] |
| |
| [[http://www.kebunrayasriwijaya.com/id/konservasi-in-ex-situ-tanaman-basah/|http://www.kebunrayasriwijaya.com/id/konservasi-in-ex-situ-tanaman-basah/]] |
| |
| |