Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
Both sides previous revision Previous revision Next revision | Previous revision | ||
ekosistem:potensi_penyerapan_karbon_pertanian [2022/10/19 07:31] – removed - external edit (Unknown date) 127.0.0.1 | ekosistem:potensi_penyerapan_karbon_pertanian [2023/01/17 20:16] (current) – external edit 127.0.0.1 | ||
---|---|---|---|
Line 1: | Line 1: | ||
+ | {{tag> | ||
+ | |||
+ | ====== Potensi Lahan Gambut Sumatera Selatan dalam Penyimpanan Karbon ====== | ||
+ | |||
+ | Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki lahan gambut terbesar kedua setelah Provinsi Kalimantan, Adapun sebaran lahan gambut mencapai 921.095 ha, yang tersebar di bentang lahan rendah di sekitar Sungai Musi, Sungai Sugihan, Sungai Lumpur, dan Sungai Sugihan. (Prayitno, | ||
+ | |||
+ | Berdasarkan sumber data yang dimiliki Pemerintah Sumatera Selatan, lahan gambut terluas di Sumsel berada di Kabupaten OKI, yaitu diperkirakan sekitar 769 ribu hektar.(Wijaya, | ||
+ | |||
+ | Dilihat definisi lahan gambut merupakan lahan yang hasil akumulasi bahan sisa-sisa vegetasi selama ribuan tahun lalu yang terdiri dari ±50% unsur karbon (C). | ||
+ | |||
+ | Lahan gambut Sumatera Selatan memiliki potensi yang sangat besar salah satunya dalam penyerapan dan penyimpanan karbon, guna pengendalian iklim global. | ||
+ | |||
+ | Dikemukakan menurut berbagai sumber Rieley et al (2008) memperkirakan karbon yang tersimpan di dalam lahan gambut Indonesia sebesar 44,5 Gt (dengan data luasan lahan gambut sebesar 20,74 juta Ha). | ||
+ | |||
+ | Gambut dinilai sebagai habitat lahan basah yang mampu menyerap (sequester) dan menyimpan (sink) karbon dalam jumlah besar sehingga dapat mencegah larinya gas rumah kaca (terutama CO2 ) ke atmosfer bumi yang dapat berdampak terhadap perubahan iklim (Agus fahmudi, | ||
+ | |||
+ | Karbon di lahan gambut tersimpan di atas dan di bawah permukaan tanah. Karbon tersimpan di atas permukaan tanah terdiri atas biomassa dan nekromas. Sedangkan karbon di bawah permukaan (di dalamt anah) tersimpan dalam bentuk gambut, akar tanaman, dan mikrobia. | ||
+ | |||
+ | Karbon tersimpan di dalam tanah gambut berkisar 18-60% bobot ataus etara dengan 0,03-0,07 tm-3, bandingkan dengan tanah mineral yang berkisar 0.5-5% bobot atau setara dengan 0,005-0,050 tm-3 (Agus et al., 2009). | ||
+ | |||
+ | Simpanan karbon di lahan gambut yang relatif tinggi menjadi indikator tingginya “potensi” ekosistem ini menyumbang emisi gas rumah kaca, jika bahan organik yang tersimpan dalam bentuk gambut mengalami dekomposisi atau kebakar. | ||
+ | |||