This shows you the differences between two versions of the page.
| |
| ekosistem_gambut:purun_tikus [2026/02/04 07:59] – created Sephira Tiara Dwi | ekosistem_gambut:purun_tikus [2026/02/04 08:03] (current) – Sephira Tiara Dwi |
|---|
| ====== Purun tikus ====== | ====== Purun tikus ====== |
| | |
| | {{ https://www.wikigambut.id/lib/plugins/ckgedit/fckeditor/userfiles/image/puruntikus.jpg?nolink&500x282 }} |
| | |
| | ===== Klasifikasi ===== |
| |
| Kingdom: Plantae | Kingdom: Plantae |
| |
| //Eleocharis dulcis //tumbuh liar di daerah terbuka seperti tepi sungai, di lahan rawa yang tergenang air, rawa pasang surut, dan rawa gambut dangkal. Selain itu, //Eleocharis dulcis //juga dapat tumbuh di lahan bersulfat masam, tanah lempung dan tumbuh dengan baik di tanah masam. | //Eleocharis dulcis //tumbuh liar di daerah terbuka seperti tepi sungai, di lahan rawa yang tergenang air, rawa pasang surut, dan rawa gambut dangkal. Selain itu, //Eleocharis dulcis //juga dapat tumbuh di lahan bersulfat masam, tanah lempung dan tumbuh dengan baik di tanah masam. |
| ===== Budi daya ===== | ===== Budi daya ===== |
| |
| //Eleocharis dulcis //sudah dimanfaatkan// //sejak jaman dahulu, tetapi saat ini //Eleocharis dulcis// belum dibudidayakan secara intensif. Teknik perbanyakan purun tikus masih dilakukan secara tradisional, yaitu dengan cara meninggalkan beberapa rumpun agar rimpangnya dapat bertunas kembali. Sedangkan perbanyakan ke lokasi lain dilakukan dengan cara menanam rimpang atau umbinya. | //Eleocharis dulcis //sudah dimanfaatkansejak jaman dahulu, tetapi saat ini //Eleocharis dulcis// belum dibudidayakan secara intensif. Teknik perbanyakan purun tikus masih dilakukan secara tradisional, yaitu dengan cara meninggalkan beberapa rumpun agar rimpangnya dapat bertunas kembali. Sedangkan perbanyakan ke lokasi lain dilakukan dengan cara menanam rimpang atau umbinya. |
| ===== ===== | ===== ===== |
| |