satwa:itik_pegagan

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
satwa:itik_pegagan [2022/12/03 06:08] Kontributor 47satwa:itik_pegagan [2023/02/04 16:50] (current) Yusi Septriandi
Line 2: Line 2:
  
 Itik pegagan merupakan unggas air yang berasal dari Desa Kotadaro, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Menurut Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan, populasi itik untuk Sumatera Selatan tahun 2021 sebanyak 2.822.086 ekor sedangkan 10% dari jumlah tersebut merupakan populasi itik pegagan. Itik Pegagan merupakan sebutan bagi itik yang hidup dan berkembang biak disepanjang Sungai Pegagan Kabupaten Ogan Ilir. Itik pegagan merupakan unggas air yang berasal dari Desa Kotadaro, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Menurut Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan, populasi itik untuk Sumatera Selatan tahun 2021 sebanyak 2.822.086 ekor sedangkan 10% dari jumlah tersebut merupakan populasi itik pegagan. Itik Pegagan merupakan sebutan bagi itik yang hidup dan berkembang biak disepanjang Sungai Pegagan Kabupaten Ogan Ilir.
- 
-{{https://wikigambut.id/lib/plugins/ckgedit/fckeditor/userfiles/image/satwa/itikpegagan.jpg?nolink&151x200}} 
  
 Ciri-ciri umum itik pegagan memiliki badan bulat dan datar, bentuk kaki bulat, besar dan kekar dengan warna paruh hitam mengikuti warna kaki. Itik pegagan jantan memiliki warna bulu putih kelabu, putih keunguan di bagian ekor, sayap, leher dan kepala berwana hijau mengkilap kehitaman serta pada bagian leher terdapat cincin berwarna mengkilap, sedangkan itik pegagan betina memiliki bulu biru keabu-abuan dengan corak kehitaman dengan bagian sayap terdapat bulu berwarna hijau mengkilap. Berat rata-rata itik pegagan dewasa bisa mencapai lebih dari 2 kg serta berat telur rata-rata lebih dari 70 gram. Ciri-ciri umum itik pegagan memiliki badan bulat dan datar, bentuk kaki bulat, besar dan kekar dengan warna paruh hitam mengikuti warna kaki. Itik pegagan jantan memiliki warna bulu putih kelabu, putih keunguan di bagian ekor, sayap, leher dan kepala berwana hijau mengkilap kehitaman serta pada bagian leher terdapat cincin berwarna mengkilap, sedangkan itik pegagan betina memiliki bulu biru keabu-abuan dengan corak kehitaman dengan bagian sayap terdapat bulu berwarna hijau mengkilap. Berat rata-rata itik pegagan dewasa bisa mencapai lebih dari 2 kg serta berat telur rata-rata lebih dari 70 gram.
 +
 +<imgcaption image1|Itik Pegagan Jantan & Betina>{{:satwa:itik_pegagan_jantan_betina.jpg?nolink&400|}}</imgcaption>
  
 Keistimewaan dari Itik Pegagan adalah kemampuannya beradaptasi pada lingkungan yang panas dengan kelembaban yang tinggi, mampu menyelam kedalam sungai untuk mencari pakannya berupa ikan-ikan kecil, selain itu Itik Pegagan mampu mengkonsumsi hijauan air yang tumbuh disepanjang Sungai Pegagan. Hijauan air yang biasa dikonsumsi Itik Pegagan adalah tanaman azolla dan mata lele, padahal kedua jenis hijauan air tersebut memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi. ini membuktikan bahwa Itik Pegagan sudah teradaptasi dengan lingkungannya. Keistimewaan dari Itik Pegagan adalah kemampuannya beradaptasi pada lingkungan yang panas dengan kelembaban yang tinggi, mampu menyelam kedalam sungai untuk mencari pakannya berupa ikan-ikan kecil, selain itu Itik Pegagan mampu mengkonsumsi hijauan air yang tumbuh disepanjang Sungai Pegagan. Hijauan air yang biasa dikonsumsi Itik Pegagan adalah tanaman azolla dan mata lele, padahal kedua jenis hijauan air tersebut memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi. ini membuktikan bahwa Itik Pegagan sudah teradaptasi dengan lingkungannya.
 +
 +Itik Pegagan cepat mencapai dewasa kelamin dan merupakan salah satu keunggulannya dibandingkan itik lain. Itik Pegagan betina dewasa bertelur pertama kali pada umur 145-155 hari dengan bobot badan 1,5-1,6 kg (Sari //et al//., 2012)
  
 Itik Pegagan telah ditetapkan sebagai rumpun khas ternak lokal Sumatera Selatan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 699/Kpts/Pd.410/2/2013 Tentang Penetapan Rumpun Itik Pegagan. Itik Pegagan telah ditetapkan sebagai rumpun khas ternak lokal Sumatera Selatan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 699/Kpts/Pd.410/2/2013 Tentang Penetapan Rumpun Itik Pegagan.
 +
 +Sumber :
 +
 +Meisji Liana Sari. 2012. Karakteristik Fenotipik dan Genetik sifat-sifat Produksi dan Reproduksi Itik Pegagan. Disertasi IPB Bogor.
 +
 +Sari, Meisji Liana and Noor, R.R. and Hardjosworo, Peni S. and Nisa, Chairun. 2012. //KAJIAN KARAKTERISTIK BIOLOGIS ITIK PEGAGAN SUMATERA SELATAN.// Jurnal Lahan Suboptimal, 1 (2):170-176. ISSN 2302-3015 (online)
 +
 + {{tag>rintisan}}
  
  
  • satwa/itik_pegagan.1670047693.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)