Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
Both sides previous revision Previous revision | |||
sejarah:gambut_era_sriwijaya [2023/01/17 20:16] – external edit 127.0.0.1 | sejarah:gambut_era_sriwijaya [2023/02/04 11:11] (current) – Yusi Septriandi | ||
---|---|---|---|
Line 1: | Line 1: | ||
- | {{tag> | ||
- | |||
====== Gambut Era Sriwijaya ====== | ====== Gambut Era Sriwijaya ====== | ||
Lahan gambut di pantai timur Sumatera Selatan menjadi tempat bermukim dari era pra-Sriwijaya sampai era Sriwijaya. Permukiman kuna berada di sepanjang (kiri-kanan) sungai lama. Sepanjang sungai tersebut banyak diketemukan bekas tiang-tiang rumah, peralatan rumah tangga, perhiasan, perahu kuna, bahkan bekas sisa-sisa makanan. Permukiman kuna tersebar dari Karangagung Tengah, Air Sugihan, dan Tulung Selapan. Pola hunian mengikuti pola aliran sungai kuna yang merupakan bagian dari DAS Lalan, Air Sugihan, dan Lumpur. Kronologi hunian era Sriwijaya dimulai dari pertengahan kedua milennium pertama masehi sampai pertengahan pertama milennium kedua masehi. Masyarakat yang hidup di era Sriwijaya dikenal juga dengan [[: | Lahan gambut di pantai timur Sumatera Selatan menjadi tempat bermukim dari era pra-Sriwijaya sampai era Sriwijaya. Permukiman kuna berada di sepanjang (kiri-kanan) sungai lama. Sepanjang sungai tersebut banyak diketemukan bekas tiang-tiang rumah, peralatan rumah tangga, perhiasan, perahu kuna, bahkan bekas sisa-sisa makanan. Permukiman kuna tersebar dari Karangagung Tengah, Air Sugihan, dan Tulung Selapan. Pola hunian mengikuti pola aliran sungai kuna yang merupakan bagian dari DAS Lalan, Air Sugihan, dan Lumpur. Kronologi hunian era Sriwijaya dimulai dari pertengahan kedua milennium pertama masehi sampai pertengahan pertama milennium kedua masehi. Masyarakat yang hidup di era Sriwijaya dikenal juga dengan [[: | ||
+ | |||
+ | {{tag> | ||