sosialekonomi:gaharu_lumpur

Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
sosialekonomi:gaharu_lumpur [2022/10/14 08:18] – ↷ Page moved from gaharu_lumpur to sosialekonomi:gaharu_lumpur Yusi Septriandisosialekonomi:gaharu_lumpur [2023/02/04 10:48] (current) Yusi Septriandi
Line 2: Line 2:
  
 //Decaying log //atau //decaying wood //merujuk pada bangkai kayu yang terbenam di dalam rawa gambut selama bertahun-tahun dan mampu menghasilkan resin gaharu wangi yang bernilai ekonomi tinggi. Komoditas gaharu dari //decaying log// ini dalam perdagangannya memiliki pasar dan quota tersendiri untuk ekspor//. //Proses dari pembentukan resin gaharu dari //decaying log// sendiri masih belum memiliki banyak informasi. Salah satu sumber menyatakan resin gaharu dari //decaying log //berasal dari resin gaharu yang dihasilkan pohon yang terinfeksi sebelum pohon tersebut tumbang dan terbenam, sehingga proses dekomposisi hanya menyisakan kayu dengan kandungan resin yang cukup tinggi. Jenis penghasil gaharu dari //decaying log// yang diketahui diantaranya adalah dari jenis //Gyrinops //spp. dan //Gonystylus bancanus.// //Decaying log //atau //decaying wood //merujuk pada bangkai kayu yang terbenam di dalam rawa gambut selama bertahun-tahun dan mampu menghasilkan resin gaharu wangi yang bernilai ekonomi tinggi. Komoditas gaharu dari //decaying log// ini dalam perdagangannya memiliki pasar dan quota tersendiri untuk ekspor//. //Proses dari pembentukan resin gaharu dari //decaying log// sendiri masih belum memiliki banyak informasi. Salah satu sumber menyatakan resin gaharu dari //decaying log //berasal dari resin gaharu yang dihasilkan pohon yang terinfeksi sebelum pohon tersebut tumbang dan terbenam, sehingga proses dekomposisi hanya menyisakan kayu dengan kandungan resin yang cukup tinggi. Jenis penghasil gaharu dari //decaying log// yang diketahui diantaranya adalah dari jenis //Gyrinops //spp. dan //Gonystylus bancanus.//
-==== Kandungan Kimia ====+===== Kandungan Kimia =====
  
 Salah satu jenis gaharu dari //decaying logs //yang sudah diketahui adalah dari jenis //Gyrinops //sp. Hasil penelitian Qamyari (2019) telah membandingkan kandungan senyawa kimia decaying logs //Grynops //sp. dengan beberapa jenis gaharu umum lain. Kandungan kimia yang terdeteksi terutama dari kelompok monoterpena hidrokarbon, seskuiterpena, dan asam lemak. Beberapa jenis senyawa yang terdeteksi melalui GC-MS adalah α-bisabolol, allo aromadendren epoksida, dan 1,5-epoksi-nor-ketoguaiene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak gaharu decaying log //Grynops //__sp. __berpotensi sebagai antijamur dengan penghambatan tertinggi terhadap pertumbuhan //Fusarium solani// sebesar 58.73%, lebih tinggi dari jenis gaharu budidaya //Aquilaria//. Hal ini menunjukkan adanya potensi yang besar pada jenis gaharu //Decaying logs //dari Ramin. Namun, penelitian mengenai kandungan kimia maupun aplikasinya masih jarang. Salah satu jenis gaharu dari //decaying logs //yang sudah diketahui adalah dari jenis //Gyrinops //sp. Hasil penelitian Qamyari (2019) telah membandingkan kandungan senyawa kimia decaying logs //Grynops //sp. dengan beberapa jenis gaharu umum lain. Kandungan kimia yang terdeteksi terutama dari kelompok monoterpena hidrokarbon, seskuiterpena, dan asam lemak. Beberapa jenis senyawa yang terdeteksi melalui GC-MS adalah α-bisabolol, allo aromadendren epoksida, dan 1,5-epoksi-nor-ketoguaiene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak gaharu decaying log //Grynops //__sp. __berpotensi sebagai antijamur dengan penghambatan tertinggi terhadap pertumbuhan //Fusarium solani// sebesar 58.73%, lebih tinggi dari jenis gaharu budidaya //Aquilaria//. Hal ini menunjukkan adanya potensi yang besar pada jenis gaharu //Decaying logs //dari Ramin. Namun, penelitian mengenai kandungan kimia maupun aplikasinya masih jarang.
Line 11: Line 11:
 Metode yang dilakukan oleh masyarakat Asmat dalam mencari gaharu lumpur hingga mengolahnya masih sangat tradisional. Mereka menggunakan sebuah "tas punggung" yang terbuat dari pelepah sagu untuk mengangkut bongkahan gaharu lumpur dalam keadaan basah dan sangat berat. Kayu gaharu yang diperoleh dapat berukuran satu rangkulan kedua lengan orang dewasa. Setelah kayu gaharu diperoleh, mereka membawa ke kampung untuk mengolah bongkahan gaharu. Mereka membersihkan bongkahan dan menjemurnya. Setelah kering, bongkahan kayu dipecah-pecah menggunakan alat dari besi untuk memisahkan bagian-bagian kayu berdasarkan kualitasnya. Kualitas paling baik umumnya berada di tengah dan berwarna hitam. Nilai ekonomi dari bagian-bagian bongkahan tersebut dapat mencapai jutaan rupiah. Metode yang dilakukan oleh masyarakat Asmat dalam mencari gaharu lumpur hingga mengolahnya masih sangat tradisional. Mereka menggunakan sebuah "tas punggung" yang terbuat dari pelepah sagu untuk mengangkut bongkahan gaharu lumpur dalam keadaan basah dan sangat berat. Kayu gaharu yang diperoleh dapat berukuran satu rangkulan kedua lengan orang dewasa. Setelah kayu gaharu diperoleh, mereka membawa ke kampung untuk mengolah bongkahan gaharu. Mereka membersihkan bongkahan dan menjemurnya. Setelah kering, bongkahan kayu dipecah-pecah menggunakan alat dari besi untuk memisahkan bagian-bagian kayu berdasarkan kualitasnya. Kualitas paling baik umumnya berada di tengah dan berwarna hitam. Nilai ekonomi dari bagian-bagian bongkahan tersebut dapat mencapai jutaan rupiah.
  
-==== Sumber====+===== Sumber =====
  
 [[http://www.itto.int/files/user/cites/meetings/INDONESIA Didik Purwito.pdf|1: Purwito D. 2015. Making NDF of Agarwood Indonesia. http://www.itto.int/files/user/cites/meetings/INDONESIA%20Didik%20Purwito.pdf]] [[http://www.itto.int/files/user/cites/meetings/INDONESIA Didik Purwito.pdf|1: Purwito D. 2015. Making NDF of Agarwood Indonesia. http://www.itto.int/files/user/cites/meetings/INDONESIA%20Didik%20Purwito.pdf]]
Line 18: Line 18:
 3: [[http://ksdae.menlhk.go.id/info/3424/harum-emas-dari-dalam-lumpur-asmat.html|Balai Besar KSDA Papua]] 3: [[http://ksdae.menlhk.go.id/info/3424/harum-emas-dari-dalam-lumpur-asmat.html|Balai Besar KSDA Papua]]
  
-{{tag>sosialekonomi tumbuhan}}+{{tag>rintisan}}
  
  
  • sosialekonomi/gaharu_lumpur.1665735498.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)