This is an old revision of the document!


Budidaya Porang di Lahan Gambut (bisa kok!)

Porang (Amorphophallus muelleri) adalah jenis komoditas pertanian yang masuk dalam kategori tanaman pangan, karena bagian umbi yang dimanfaatkan dapat diolah sebagai pengganti beras dan mudah diolah untuk pangan sehari-hari. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman pangan porang juga dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik. Di Kabupaten Kubu Raya tepatnya di Desa Teluk Bakung. Umbi porang tersebut dibudidayakan oleh petani di lahan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigLahan Gambut

Lahan gambut merupakan bagian dari lanskap ekosistem gambut, salah satu ekosistem khas lahan basah yang dimiliki Indonesia. Gambut berasal dari tanah yang terdapat akumulasi sisa-sisa makhluk hidup yang melapuk, mengandung bahan organik >12% dengan ketebalan lebih dari 50 cm
. Luasan lahan satu hektar bisa menghasilkan kurang lebih 10 ton/ha dengan harga jual Rp.7000 per kilogram. porang.jpg

                                        sumber : [[https://scienceagri.com/porang-amorphophallus-oncophyllus/|Does Porang (Amorphophallus oncophyllus) has Bright Future???(A Case Study in Indonesia) - The Science Agriculture]]

Tanaman porang yang dibudidayakan harus mempunyai habitat yang optimal, syarat-syarat tumbuh tanaman porang antara lain:

  • Intensitas cahaya 60-70%
  • Ketinggian 0-700 m dengan ketinggian 100-600 m dpl
  • Dibutuhkan tanah yang gembur/subur
  • pH 6-7
  • Naungan yang ideal ; jati, mahoni dan lainnya
  • Persipan Lahan
  • Persiapan Bibit
  • Penanaman Porang
  • Pemeliharaan
  • Panen
  • tumbuhan/budidaya_porang_di_lahan_gambut.1694232973.txt.gz
  • Last modified: 2023/09/09 04:16
  • by Riska Masyura