This is an old revision of the document!
Lidah Buaya
Menurut sejarahnya, lidah buaya (aloe vera) merupakan tanaman asli dari Afrika Selatan, Madagascar, dan Arabia. Barulah kemudian pada abad ke-17 sampai di Indonesia. Lidah buaya memiliki ciri daun berwarna hijau, daging yang tebal dan duri yang terletak pada kedua sisinya. Bentuk daunnya panjang, dengan karakteristik lebar pada bagian bawahnya dan mengecil pada bagian puncak. Lidah buaya tumbuh menyebar di kawasan beriklim tropis, semi-tropis, dan kering di berbagai belahan dunia. Tanaman ini sangat adaptif sebab bisa tumbuh di saat musim kemarau maupun penghujan.
Aloe Vera Center
Lidah Buaya menjadi salah satu komoditi unggulan di Provinsi Kalimantan Barat karena terdapat lokasi pengembangan lidah buaya di Kecamatan Pontianak Utara. Sejak tahun 2002, Pemerintah Kota Pontianak telah membentuk Aloe Vera Center sebagai salah satu sentra kawasan agribisnis untuk mengembangkan produk unggulan daerah lidah buaya. Aloe Vera Center merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bersifat profit center dan dikelola di bawah kewenangan Pemerintah Kota Pontianak.
Lidah buaya terus mengalami perubahan eksistensinya. Pada tahun 1980 tanaman lidah buaya di Kota Pontianak telah dikembangkan di dalam pot, sebagian lainnya ditanam di kebun bercampur dengan tanaman papaya dan sayuran. Kemudian di tahun 1990 lidah buaya mulai dibudidayakan secara khusus di suatu lahan dan pada 1992 mulai dikenalkan pada masyarakat luas. Tanaman lidah buaya di Pontianak tumbuh subur secara produktif di lahan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigLahan Gambut
Lahan gambut merupakan bagian dari lanskap ekosistem gambut, salah satu ekosistem khas lahan basah yang dimiliki Indonesia. Gambut berasal dari tanah yang terdapat akumulasi sisa-sisa makhluk hidup yang melapuk, mengandung bahan organik >12% dengan ketebalan lebih dari 50 cm. Pemanfaatan lidah buaya banyak digunakan sebagai penghasil bahan baku untuk aneka produk dan industri makanan minuman, farmasi, serta kosmetik. Lidah buaya juga termaksud bagian tanaman obat yang memiliki kandungan manfaat bagi kesehahatan, mulai dari antiinflamasi, antijamur, antibakteri, dan regenerasi sel, serta dapat menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes.
//Aloe Vera Center (www.pesona.co.id) Sebagai pusat lidah buaya di Kota Pontianak, Aloe Vera Center tak hanya menyajikan pemandangan kebun lidah buaya, tapi juga berbagai produk seperti minuman berserat, dodol, dan kosmetik. Letak pastinya UPTD berada di Jalan Budi Utomo No.29 Siantan Hulu, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Agrowisata ini juga menyediakan tempat kultur jaringan, tempat pemutaran film, penjualan produk UKM lidah buaya, dan tempat edukasi menanam bagi anak-anak serta membuka kesempatan bagi mahasiswa yang berminat magang di bidang pembudidayaan lidah buaya. —- Sumber: 2015. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Lidah Buaya di Kecamatan Pontianak Utara. Jurnal Agrosains.// 12(2)