This is an old revision of the document!


Gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigGambut

<[lahan gambut]Ekosistem Gambut Primer di Laboratorium Alam CIMPTROP, Kalimantan Tengah>

Gambut merupakan material organik yang terbentuk secara alami berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna dengan ketebalan 50 (lima puluh) centimeter atau lebih dan terakumulasi pada areal rawa. Secara harfiah Gambut berasal dari bahasa Banjar untuk menyebut tanah non-mineral yang berasal dari akumulasi bahan organik yang tidak terdekomposisi sempurna pada daerah depresi. Bany…
merupakan salah satu penghasil karbon terbesar didunia. Lapisan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigGambut

<[lahan gambut]Ekosistem Gambut Primer di Laboratorium Alam CIMPTROP, Kalimantan Tengah>

Gambut merupakan material organik yang terbentuk secara alami berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna dengan ketebalan 50 (lima puluh) centimeter atau lebih dan terakumulasi pada areal rawa. Secara harfiah Gambut berasal dari bahasa Banjar untuk menyebut tanah non-mineral yang berasal dari akumulasi bahan organik yang tidak terdekomposisi sempurna pada daerah depresi. Bany…
ini mengandung banyak bahan organic dengan tingkat persentase sebesar > 75%, bahan organic ini berasal dari sersah-sersah, ranting pohon, dan akar-akar tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna. Lapisan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigGambut

<[lahan gambut]Ekosistem Gambut Primer di Laboratorium Alam CIMPTROP, Kalimantan Tengah>

Gambut merupakan material organik yang terbentuk secara alami berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna dengan ketebalan 50 (lima puluh) centimeter atau lebih dan terakumulasi pada areal rawa. Secara harfiah Gambut berasal dari bahasa Banjar untuk menyebut tanah non-mineral yang berasal dari akumulasi bahan organik yang tidak terdekomposisi sempurna pada daerah depresi. Bany…
yang letaknya paling dalam menyimpan sejumlah besar karbon organic, yang mana apabila karbon organic tersebut mengalami oksidasi dapat terbang ke atmosfer dan membentuk gas rumah kaca. Gas rumah kaca sendiri merupakan hal yang dapat mengancam keberlangsungan makhluk hidup, dampak yang disebabkan salah satunya meningkatnya suhu pada permukaan bumi. Suhu permukaan bumi yang meningkat tentunya akan sangat berdampak pada kehidupan dan kesehatan manusia dan makhluk hidup didalamnya. Oleh karena itu perlu dilakukannya penanggulangan atau pemanfaat lahan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigLahan Gambut

Lahan gambut merupakan bagian dari lanskap ekosistem gambut, salah satu ekosistem khas lahan basah yang dimiliki Indonesia. Gambut berasal dari tanah yang terdapat akumulasi sisa-sisa makhluk hidup yang melapuk, mengandung bahan organik >12% dengan ketebalan lebih dari 50 cm
, agar efek dari teroksidasinya karbon organic dapat dikurangi. Penanggulangan ini dapat berupa pemanfaatan lahan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigLahan Gambut

Lahan gambut merupakan bagian dari lanskap ekosistem gambut, salah satu ekosistem khas lahan basah yang dimiliki Indonesia. Gambut berasal dari tanah yang terdapat akumulasi sisa-sisa makhluk hidup yang melapuk, mengandung bahan organik >12% dengan ketebalan lebih dari 50 cm
sebagai lahan bagi tanaman pangan, perkebunan, hutan taman industry, perikanan, permungkiman dan lain-lain.


Tinjauan Pustaka

Pengertian Efek Rumah Kaca, Penyebab dan Proses Terjadinya, https://www.tokopedia.com/blog/pengertian-penyebab-proses-terjadinya-efek-rumah-kaca-edu/?utm_source=google&utm_medium=organic

  • ekosistem/bahaya_gambut_yang_teroksidasi_dan_penanggulangannya.1687590687.txt.gz
  • Last modified: 2023/06/24 07:11
  • by Eka Sulis Setiawati