keanekaragaman_hayati_pada_ekosistem_lahan_gambut

This is an old revision of the document!


Keanekaragaman Hayati Pada Ekosistem Lahan Gambut

Keanekaragaman hayati (flora dan fauna) pada ekosistem gambut cukup tinggi. Di antara tipe lahan gambut di belahan dunia, lahan gambut tropis, seperti di Indonesia, memiliki keanekaragaman jenis flora tertinggi. Berbagai macam flora dan fauna tropis dapat tumbuh dan tinggal di lahan gambut tropis Kalimantan dan beberapa dari mereka adalah jenis-jenis langka/ khas dan perlu dijaga kelestariannya (diatur dalam perangkat hukum nasional Undang-undang dan Peraturan pelaksanaan). Beberapa jenis flora sangat berguna bagi masyarakat sehingga perlu dibudidayakan dan beberapa jenis sudah dimanfaatkan masyarakat. Sementara itu, fauna yang tinggal di lahan gambut berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup ekosistem gambut lainnya.

Beberapa jenis flora/ tumbuh-tumbuhan yang bisa kita jumpai di lahan gambut antara lain pulai, jelutung, durian, meranti rawa, lidah buaya, getah sundi, kantong semar, gaharu lumpur, jambuan, geronggang, kayu hitam, dan ramin, yaitu sejenis kayu mewah yang biasanya digunakan untuk bahan pembuatan furnitur. Sedangkan beberapa jenis fauna/ hewan yang tinggal di area gambut dan memiliki status terancam adalah kerbau rawa (B. bubalis carabauesis), itik pegagan, gajah Sumatra, harimau Sumatra, orangutan (Pongo spp.), lutung merah (Presbytis rubicunda), macan dahan Kalimantan (Neofelis diardi borneensis), bangau hutan rawa (Ciconia stormi), buaya Senyulong (Tomistoma schlegelii), tapir dan angsa sayap putih (Asarcornis scutulata).

Terjadinya kebakaran hutan baik yang disengaja (untuk membuka lahan) maupun yang tidak disengaja, mengakibatkan terjadinya ancaman terhadap keanekaragaman hayati (flora dan fauna). Semakin sering terjadinya kebakaran lahan gambut, seperti lahan gambut di Kalimantan maka keanekaragaman hayatinya (flora dan fauna) akan mengalami degradasi.

  • keanekaragaman_hayati_pada_ekosistem_lahan_gambut.1670039202.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:53
  • (external edit)