kebijakan:rppeg_kabupaten_ogan_komering_ilir

RPPEG Kabupaten Ogan Komering Ilir

Berdasarkan SK Bupati No.150/KEP/DLH/2021 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigRencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG)

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Kabupaten Ogan Komering Ilir. Bahawa Penyusunan RPPEG Kabupaten Ogan Komering Ilir dilaksanakan berdasarkan tujuan, sasaran, dan ruang lingkup disajikan sebagai berikut

Penyusunan RPPEG bertujuan untuk memberikan acuan bagi berbagai inisiatif perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
di Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dilakukan oleh pemerintah, lembaga non-pemerintah, maupun masyarakat sehingga dapat melestarikan fungsi ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
dan mencegah terjadinya kerusakan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
di Kabupaten Banyuasinplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigKabupaten Banyuasin

Kabupaten Banyuasin dibentuk berdasarkan pertimbangan pesatnya perkembangan dan kemajuan pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan umumnya dan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin yang diperkuat oleh aspirasi masyarakat untuk menlngkatkan penyelenggaraan pemrintahan pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan guna menjamin kesejahteraan masyarakat.
. RPPEG disusun secara sistematis dan terpadu, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Di dalam dokumen RPPEG menjabarkan rencana perlindungan dan pengelolaan gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigGambut

<[lahan gambut]Ekosistem Gambut Primer di Laboratorium Alam CIMPTROP, Kalimantan Tengah>

Gambut merupakan material organik yang terbentuk secara alami berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna dengan ketebalan 50 (lima puluh) centimeter atau lebih dan terakumulasi pada areal rawa. Secara harfiah Gambut berasal dari bahasa Banjar untuk menyebut tanah non-mineral yang berasal dari akumulasi bahan organik yang tidak terdekomposisi sempurna pada daerah depresi. Bany…
hingga 30 tahun mendatang.

Sasaran penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigRencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG)

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Kabupaten Ogan Komering Ilir meliputi: Sasaran 1: Mewujudkan penataan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
sesuai dengan karakteristik dan daya dukung ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
berdasarkan fungsi lindung dan budidaya; Sasaran 2: Menyusun rencana rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
secara terpadu, terarah, dan terperinci yang meliputi aspek pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 129 tahun 2017 tentang Penetapan Peta Kesatuan Hidrologis Gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigKesatuan Hidrologis Gambut

Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) merupakan sebuah ekosistem gambut yang berada di antara dua sungai dan/atau di antara sungai dan laut dan/atau pada genangan ataupun kawasan rawa. Aliran air dalam sebuah KHG saling berinteraksi dan mempengaruhi terhadap kondisi
(KHG) Nasional, Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki KHG seluas (53,8%) dari total 2.09 juta Ha KHG di Provinsi Sumatera Selatanplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigSumatera Selatan

Sumatera Selatan atau sering disebut sebagai Bumi Sriwijaya, memiliki Ibu Kota Provinsi Palembang yang juga dijuluki sebagai Venice of The East (Venesia dari timur) oleh bangsa Eropa merupakan salah satu kota tertua di Indonesia yang sudah ada sejak 1.335 tahun yang lalu. Dalam perjalanannya, Provinsi Sumatera Selatan saat ini tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur, terutama melalui perencanaan Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan Tanjung Api-Api di
. Muatan RPPEG Kabupaten Banyuasinplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigKabupaten Banyuasin

Kabupaten Banyuasin dibentuk berdasarkan pertimbangan pesatnya perkembangan dan kemajuan pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan umumnya dan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin yang diperkuat oleh aspirasi masyarakat untuk menlngkatkan penyelenggaraan pemrintahan pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan guna menjamin kesejahteraan masyarakat.
meliputi potensi, masalah, rencana pemanfaatan, rencana pengendalian, dan rencana pemeliharaan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
, serta rencana adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim terdiri dari :

Rencana pemanfaatan terdiri dari rencana pemanfaatan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
dengan fungsi lindung dan fungsi budidaya.

Rencana pengendalian terdiri dari rencana pencegahan, rencana penanggulangan, dan rencana pemulihan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
;

Rencana pemeliharaan terdiri dari rencana pencadangan dan rencana pelestarian ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
; dan

Rencana mitigasi dan adaptasi perubahan iklim mencakup mitigasi emisi gas rumah kaca dan ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
, adaptasi ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
terhadap perubahan iklim, dan adaptasi wilayah sekitar ekosistem gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigEkosistem Gambut

Pemerintah Indonesia mendefinisikan ekosistem gambut sebagai tatanan unsur gambut yang merupakan satu kesatuan utuh menyeluruh yang saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitasnya. Definisi ini kemudian diperkuat dengan penegasan batasan dan cakupan ekosistem
terhadap perubahan iklim. Selain itu, dokumen RPPEG Kabupaten Ogan Komering Ilir juga menyertakan strategi dan arahan kelembagaan RPPEG serta rencana pendanaan RPPEG.

  • kebijakan/rppeg_kabupaten_ogan_komering_ilir.txt
  • Last modified: 2023/01/17 20:16
  • by 127.0.0.1