Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
Both sides previous revision Previous revision | |||
penghidupan:lahan_suboptimal [2023/02/04 11:18] – ↷ Page moved and renamed from suboptimal to penghidupan:lahan_suboptimal Arizka Mufida | penghidupan:lahan_suboptimal [2023/02/04 11:19] (current) – Arizka Mufida | ||
---|---|---|---|
Line 1: | Line 1: | ||
- | ====== Lahan Suboptimal | + | ====== Lahan Suboptimal ====== |
Lahan suboptimal adalah lahan marjinal yang akan dioptimalkan. Lahan suboptimal dengan faktor pembatas alami dapat digolongkan menjadi beberapa tipologi lahan yaitu lahan kering masam, lahan rawa pasang surut, lahan rawa lebak, dan lahan gambut. Mengapa lahan suboptimal ini dijadikan alternatif budidaya tanaman pangan, karena tantangan yang dihadapi di sektor pertanian ini tentu dari sisi produktivitas yang seharusnya semakin meningkat, namun malah terdegradasi akibat dari adanya konversi lahan pertanian menjadi lahan industri dan properti. Sementara itu, di sisi lain masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan jumlah penduduk dan secara tidak langsung hal ini menyebabkan peningkatan kebutuhan pangan. Hal tersebutlah yang menjadikan lahan suboptimal sebagai alternatif budidaya tanaman pangan. | Lahan suboptimal adalah lahan marjinal yang akan dioptimalkan. Lahan suboptimal dengan faktor pembatas alami dapat digolongkan menjadi beberapa tipologi lahan yaitu lahan kering masam, lahan rawa pasang surut, lahan rawa lebak, dan lahan gambut. Mengapa lahan suboptimal ini dijadikan alternatif budidaya tanaman pangan, karena tantangan yang dihadapi di sektor pertanian ini tentu dari sisi produktivitas yang seharusnya semakin meningkat, namun malah terdegradasi akibat dari adanya konversi lahan pertanian menjadi lahan industri dan properti. Sementara itu, di sisi lain masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan jumlah penduduk dan secara tidak langsung hal ini menyebabkan peningkatan kebutuhan pangan. Hal tersebutlah yang menjadikan lahan suboptimal sebagai alternatif budidaya tanaman pangan. |