This is an old revision of the document!



Secara umum susu kerbau memiliki komposisi yang hampir sama dengan susu sapi maupun jenis hewan pemamah biak lainnya seperti Protein, lemak, vitamin, laktosa, mineral dan air. umunya susu kerbau memiliki lemak dan protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi, dengan kadar lemak sebesar 7%-10% dan protein sebesar 4%-6%. Kadar lemak dan protein yang tinggi memungkinkan susu kerbau menjadi bahan baku pembuatan keju yang baik. Menurut Aspilcueta Borquis, 2012, susu kerbau biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan keju karena memiliki kadar lemak yang tinggi sehingga menghasilkan rasa yang renyah dan kadar protein yang tinggi dengan kandun gan kasein yang berguna dalam pembuatan keju.

Sistem pemeliharaan dan pemberian pakan menjadi faktor yang mempengaruhi kualitas dan produksi susu. sistem pemeliharaan yang banyak digunkan peternak adalah sisitem semi intensif yang kurang memperhatikan kualitan pakan dan kebutuhan pakan. Jenis dan kualitas pakan merupakan faktor penting dalam memproduksi susu kerbau. Selain pakan ketersediaan air minum yang cukup juga mempengaruhi produksi susu, kandungan airnya sendiri yaitu 70%.

Masih jarang dari kita mengkonsumsi dan bahkan belum pernah mengkonsumsi susu kerbau. Selama ini susu kerbau hanya dipandang sebelah mata dikalangan masyarakat indonesia. Produk olahan susu kerbau seperti mentega dan varian keju seperti keju ricotta, frescal dan keju mozarella merupakan varian yang belum banyak dikembangkan, padahal produk tersebut memiliki peminat yang tinggi sehingga mampu menaikkan taraf perekonomian.


Tinjauan Pustaka

1. Aspilcueta-Borquis, R. R., F. R. A. Neto, F. Baldi, D. J. A. Santos, L. G. Albuquerque, and H. Tonhati. 2012. Genetic parameters for test-day yield of milk, fat and protein in buffaloes estimated by random regression models. J. Dairy Res. 79: 272–279.

tagchevronesccpenghidupan_satwa

  • penghidupan/susu_kerbau.1666149524.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)