pengukuran_ketebalan_gambut

This is an old revision of the document!


Pengukuran Ketebalan Gambut

Pengukuran ketebalan gambut dilakukan pada sebuah titik/lokasi pengamatan (boring, minipit, profil tanah) yang dilakukan pada beberapa plot (Gambar 2). Tahapan-tahapan yang harus dilakukan adalah sbb:

1. Masukkan bor gambut atau bor Ejkelkamp yang dimodifikasi (gambar 3) secara bertahap. Angkat bor untuk dicatat kedalamannya dan diambil contoh tanahnya. Sambungkan batang bor berikutnya bila bor belum mencapai tanah mineral,. Lakukan pencatatan kedalaman dan pengambilan contoh tanah setiap penyambungan bor. Ulangi langkah tersebut sampai bor mencapai tanah mineral.

2. Selain pencatatan ketebalan gambut juga dilakukan pengamatan dan pencatatan sifat-sifat tanah gambut. Pengamatan dilakukan untuk mendapatkan data tingkat kematangan gambut, perubahan warna. kelembaban lapisan atas (dengan pengamatan visual) dan konkresi arang untuk mengetahui ada tidaknya gambut bekas terbakar.

3. Untuk keperluan analisis kematangan tanah gambut, bobot isi (Buk Density) dan kandungan C organik dilakukan pengambilan contoh tanah seberat 1 1.5 kg. Contoh diambil secara komposit, yaitu dengan mencampur tanah gambut dari berbagai lapisan kedalaman pada titik pengeboran yang sama. Contoh tanah gambut disimpan dalam kantung plastik dan diberi label agar tidak keliru dengan contoh tanah gambut yang lain.

  • pengukuran_ketebalan_gambut.1665733540.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:54
  • (external edit)