Differences

This shows you the differences between two versions of the page.

Link to this comparison view

Both sides previous revision Previous revision
Next revision
Previous revision
desagambut:desa_korek [2022/11/11 08:24] – external edit 127.0.0.1desagambut:desa_korek [2023/02/02 00:19] (current) Yusi Septriandi
Line 1: Line 1:
 +{{tag>rintisan}}
 +
 ====== Desa Korek ====== ====== Desa Korek ======
  
-Desa Korek adalah salah satu desa di [[:ekosistem:kesatuan_hidrologis_gambut|Kesatuan Hidrologis Gambut]] (KHG) Sungai Kapuas - Sungai Ambawang dan secara administrasi berada di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Desa Korek memiliki luas 25.000 hektar dan sebagai desa yang berada di [[:ekosistem:kesatuan_hidrologis_gambut|Kesatuan Hidrologis Gambut ]](KHG), desa ini memiliki biofisik tanah berupa tanah [[:ekosistem:gambut|]] dan mineral. Desa Korek berbatasan dengan Desa Kuala Mandor A di sebelah utara, Desa Lingga sebelah timur, Desa Pasak di sebelah selatan, dan Desa Jawa Tengah di sebelah barat.<sup>1</sup>  Desa Korek terdiri dari empat dusun, yaitu Dusun Simpang Kiri, Dusun Jaya Paraya, Dusun Sule Bagas, dan Dusun Sungai Jawa.<sup>2</sup>+**Desa Korek** adalah salah satu desa di [[:ekosistem:kesatuan_hidrologis_gambut|Kesatuan Hidrologis Gambut]] (KHG) Sungai Kapuas - Sungai Ambawang dan secara administrasi berada di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Desa Korek memiliki luas 25.000 hektar dan sebagai desa yang berada di [[:ekosistem:kesatuan_hidrologis_gambut|Kesatuan Hidrologis Gambut ]](KHG), desa ini memiliki biofisik tanah berupa tanah [[:ekosistem:gambut|]] dan mineral. Desa Korek berbatasan dengan Desa Kuala Mandor A di sebelah utara, Desa Lingga sebelah timur, Desa Pasak di sebelah selatan, dan Desa Jawa Tengah di sebelah barat.<sup>1</sup>  Desa Korek terdiri dari empat dusun, yaitu Dusun Simpang Kiri, Dusun Jaya Paraya, Dusun Sule Bagas, dan Dusun Sungai Jawa.<sup>2</sup>
  
 Kondisi penggunanaan lahan di Desa Korek cukup beragam yang terdiri dari sembilan kelas yaitu kelapa sawit monokultur, karet monokultur, kebun campuran, sagu, sawah, tanaman semusim, semak belukar, dan pemukiman. Melihat kondisi penggunaan lahan yang ada, terlihat bahwa masyarakat cenderung memanfaatkan lahan untuk aktifitas sehari - hari. Kondisi itu sesuai dengan sebagian besar masyarakat Desa Korek bekerja pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Sedangkan komoditas yang biasa ditanam masyarakat yaitu [[:tumbuhan:karet|]], lada, singkong, nanas, jagung, kelapa sawit, dan kangkung, pinang, dan cabai. Selain itu, masyarakat juga mengusahakan komoditas non pertanian seperti ayam kampung. Kondisi penggunanaan lahan di Desa Korek cukup beragam yang terdiri dari sembilan kelas yaitu kelapa sawit monokultur, karet monokultur, kebun campuran, sagu, sawah, tanaman semusim, semak belukar, dan pemukiman. Melihat kondisi penggunaan lahan yang ada, terlihat bahwa masyarakat cenderung memanfaatkan lahan untuk aktifitas sehari - hari. Kondisi itu sesuai dengan sebagian besar masyarakat Desa Korek bekerja pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Sedangkan komoditas yang biasa ditanam masyarakat yaitu [[:tumbuhan:karet|]], lada, singkong, nanas, jagung, kelapa sawit, dan kangkung, pinang, dan cabai. Selain itu, masyarakat juga mengusahakan komoditas non pertanian seperti ayam kampung.
  
-Meskipun masyarakat di Desa Korek sebagian besar bekerja pada sektor pertanian dan perkebunan tapi di desa ini tidak pernah mengalami kebakaran. Kondisi masyarakat yang sadar akan larangan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) mendukung desa ini terhindar dari [[:kebakaran_lahan_gambut|kebakaran lahan gambut]]. Selain itu, keberadaan kanal juga berpengaruh dan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan gambut. Tercatat, kanal ditemukan di setiap kelas penutupan lahan yang ada di Desa Korek kecuali tanam semusim.+Meskipun masyarakat di Desa Korek sebagian besar bekerja pada sektor pertanian dan perkebunan tapi di desa ini tidak pernah mengalami kebakaran. Kondisi masyarakat yang sadar akan larangan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) mendukung desa ini terhindar dari [[:ekosistem:kebakaran_lahan_gambut|kebakaran lahan gambut]]. Selain itu, keberadaan kanal juga berpengaruh dan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan gambut. Tercatat, kanal ditemukan di setiap kelas penutupan lahan yang ada di Desa Korek kecuali tanam semusim.
  
 ---- ----
Line 14: Line 16:
  
 2. Profil Desa Korek 2020 2. Profil Desa Korek 2020
- 
-{{tag>rintisan}} 
  
  
  • desagambut/desa_korek.1668155047.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)