This is an old revision of the document!


Desa Sungai Asam

Desa Sungai Asam salah satu desa yang berada di Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Sungai Kapuas - Sungai Terentang. Secara administrasi, Desa Sungai Asam berada di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Desa ini berbatasan dengan Desa Tebang Kacang di sebelah utara, Desa Sungai Ambangah di sebelah timur, Desa Kalibandung dan Desa Sungai Radak Satu di sebelah selatan, dan Desa Mekar Sari serta Desa Tebang Kacang di sebelah barat. Desa ini memiliki lima dusun yaitu Dusun Suka Damai, Dusun Suka Mulia, Dusun Suka Setia, Dusun Suka Makmur, dan Dusun Suka Maju1 .

Penduduk Desa Sungai Asam berjumlah 12.525 jiwa dengan persentase perempuan dan laki - laki hampir seimbang. Mayoritas penduduk merupakan Suku Madura. Selain itu, terdapat juga etnis lainnya seperti Melayu, Bugis Tionghoa, Batak, Sunda, dan Jawa2 .

Secara topografi, Desa Sungai Asam didominasi oleh kawasan gambutdengan dataran rendah dan bataran sungai. Jika dilihat dari penggunaan lahan, desa ini memiliki kelas penggunaan lahan yang beragam seperti hutan sekunder, kelapa sawit monokultur, kebun campuran, sawah, tanaman semusim, semak belukar, dan pemukiman. Kondisi itu selaras dengan kondisi penduduk Desa Sungai Asam sebagian besar bekerja sebagai petani. Komoditas pertanian dan perkebunan yang umum dibudidayakan masyarakat antara lain karet, padi, kelapa sawit, nanas, jahe, jagung, ubi, semangka, dan lada. Selain itu, masyarakat juga banyak mengusahakan hewan ternak seperti ayam kampung dan sapi. Desa Sungai Asam juga memiliki kawasan hutan desa yang dikelola oleh Lembaga Desa Pengelola Hutan (LDPH).

Desa Sungai Asam juga dengan beragamnya komoditas yang ditanam dan hasil yang besar sudah menghasilkan produk turunan. Salah satunya adalah produk turunan dari nanas. Nanas dapat diolah menjadi stick dan selai. Pengolahan ini dilakukan oleh kelompok perempuan desa. Tetapi, pengelolaan itu tidak berkelanjutan karena kondisi SDM dan dampak dari perubahan kepengurusan dalam kelompok tersebut.


Referensi:

1. Badan Restorasi Gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigGambut

<[lahan gambut]Ekosistem Gambut Primer di Laboratorium Alam CIMPTROP, Kalimantan Tengah>

Gambut merupakan material organik yang terbentuk secara alami berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna dengan ketebalan 50 (lima puluh) centimeter atau lebih dan terakumulasi pada areal rawa. Secara harfiah Gambut berasal dari bahasa Banjar untuk menyebut tanah non-mineral yang berasal dari akumulasi bahan organik yang tidak terdekomposisi sempurna pada daerah depresi. Bany…
, 2018. Profil Desa Peduli Gambutplugin-autotooltip__default plugin-autotooltip_bigGambut

<[lahan gambut]Ekosistem Gambut Primer di Laboratorium Alam CIMPTROP, Kalimantan Tengah>

Gambut merupakan material organik yang terbentuk secara alami berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna dengan ketebalan 50 (lima puluh) centimeter atau lebih dan terakumulasi pada areal rawa. Secara harfiah Gambut berasal dari bahasa Banjar untuk menyebut tanah non-mineral yang berasal dari akumulasi bahan organik yang tidak terdekomposisi sempurna pada daerah depresi. Bany…
Desa Sungai Asam

2. BPS Kabupaten Kubu Raya, 2019. Kecamatan Sungai Raya dalam Angka 2019.

  • desagambut/desa_sungai_asam.1666947497.txt.gz
  • Last modified: 2023/01/17 22:52
  • (external edit)