Pasir-pasir ( Melicope lunu-ankenda )
Klasifikasi
Kingdom: Plantae
Phylum: Streptophyta
Class: Equisetopsida
Subclass: Magnoliidae
Order: Sapindales
Family: Rutaceae
Genus: Melicope
Species: Melicope lunu-ankenda
Ciri Morfologi
Pohon Melicope lunu-ankenda berukuran kecil dengan tinggi mencapai sekitar 10 m dan diameter batang hingga 30 cm. Batang tumbuh tegak berbentuk silindris, kulit luar berwarna abu-abu dan menggabus, pada fase tua tampak agak berbintik. Bagian dalam batang berwarna hijau pucat hingga kekuningan, mudah mengelupas dan meninggalkan sobekan berwarna kecokelatan. Kayunya berwarna putih kusam sampai kekuningan. Ranting muda berpenampang segi empat dan ditutupi rambut halus. Daun majemuk dengan tiga anak daun, tersusun berhadapan secara bersilang. Anak daun berbentuk menjorong hingga bundar telur terbalik, ujung meruncing, pangkal tidak simetris atau sedikit menyempit, tepi rata, bertotol serta mengandung kelenjar minyak, permukaan gundul dan mengkilap di sisi atas. Tulang daun utama beralur, dengan urat daun membentuk jala. Perbungaan berupa malai terbatas yang muncul di ketiak daun. Bunganya berwarna putih kehijauan dan tidak bertangkai. Buah Melicope lunu-ankenda berbentuk kotak, bundar telur terbalik hingga agak memanjang, berwarna hijau dan berubah menjadi abu-abu kehitaman saat masak, terdiri atas empat ruang, masing-masing berisi satu biji berwarna hitam.
Habitat dan Persebaran
Melicope lunu-ankenda tumbuh alami di daerah bukaan kanopi pada hutan rawa, rawa gambut, dataran rendah hingga pegunungan bawah. Melicope lunu-ankenda juga tumbuh dengan optimal pada tanah lempung hingga berpasir. Melicope lunu-ankenda merupakan komponen penyusun hutan rawa gambut yang terganggu, terutama pada bukaan kanopi atau rumpang. Persebaran Melicope lunu-ankenda sangat luas, mulai dari Andaman Is., Assam, Kamboja, Himalaya Timur, Nepal, Sulawesi, Thailand, Tibet, Vietnam, India, Jawa, Malaya, Myanmar, Filipina, hingga Sri Lanka. Melicope lunu-ankenda tumbuh alami di Semenanjung Malaysua, Sulawesi, Filipina, Sumatera, hingga Borneo.
Manfaat
Secara lokal, kayu Melicope lunu-ankenda dapat diumanfaatkan sebagai kontruksi bangunan. Bunga, daun dan akar dari Melicope lunu-ankenda dapat digunakan sebagai obat tradisional dan memiliki potensi untuk dijadikan obat tradisional.
Sumber
- Partomihardjo, T. (2020). Tumbuhan hutan rawa gambut Merang Kepayang.
- POWO (2024). “Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/.